News

Polisi Penggerak Ketahanan Pangan lakukan pembinaan kepada kelompok Tani di Pulogadung

Metro24, Jakarta – Guna mendukung ketahanan pangan nasional sesuai Program Asta Cita Presiden RI, Kanit Binmas Polsek Pulogadung AKP Winaryo dan Aiptu Tasno (Polisi penggerak Ketahanan Pangan) secara aktif melaksanakan kegiatan sambang dan pembinaan kepada Kelompok Tani KTJ Bojana Tirta RW 15 Kel. Pisangan Timur Kec. Pulogadung Jakarta Timur.

Lahan yang tidak begitu luas ini dimanfaatkan dengan baik dan ditanami tanaman sayur mayur seperti sawi, kangkung, terong, tomat, cabe, singkong serta buah-buahan pepaya dan pisang dan dikelola oleh Kelompok Tani setempat. Rabu (4/12/24).

Lokasi ini merupakan salah satu upaya ketahanan pangan yang diinisiasi oleh Polsek Pulogadung melalui program Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan masyarakat.

Sementara itu Kapolsek Pulogadung Kompol Suroto mengatakan melalui kegiatan ini, pihaknya tidak hanya menjaga keamanan pasca Pilkada, tetapi juga mendukung ketahanan pangan masyarakat.

” Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pertanian dan keamanan. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung keberlangsungan pangan lokal,” ungkap Kapolsek.

Pentingnya peran Bhabinkamtibmas dalam mendorong program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

Ia mengimbau agar Bhabinkamtibmas lebih sering melakukan kunjungan kepada petani dan mendorong mereka untuk berinovasi dalam pertanian.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas sangat diperlukan untuk menggerakkan dan memberikan motivasi kepada petani agar lebih bersemangat dalam bertani. Dengan semangat dan kreativitas yang tinggi, diharapkan hasil panen bisa melimpah sehingga ketahanan pangan nasional semakin kuat,” ujarnya.

Bhabinkamtibmas juga diharapkan mampu menjadi penggerak dalam memotivasi petani agar terus konsisten dan inovatif dalam mengembangkan sektor pertanian di wilayah mereka, sehingga tercipta ketahanan pangan yang berkelanjutan.
(Ranto)

This post was published on 04/12/2024 8:56 am

Admin Metro24

Recent Posts

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

4 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

5 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago

Aliansi Madura Indonesia Kecam Sikap Cuek Bupati dan Dinas PUPR Bangkalan Soal Makam Pahlawan yang Terbengkalai

​metro24,BANGKALAN — Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari…

2 hari ago