News

Diduga Makam Keramat Palsu Bangunan Makam Waliyullah Ki Kuwu Pangeran Kalijenar Akan Diratakan Kembali Seperti Semula

Metro24, BATANG – Ketua Umum Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Pusat Keadilan Rakyat Indonesia disingkat LKBH PAKAR INDONESIA Ali Subhi Waliyanto, S.H., M.H. telah berhasil mendampingi Pak Slamet salah seorang pemilik kebun di wilayah gunung tugel Kelurahan Wates Desa Wates Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang.

Sebagian lahan perkebunannya telah digunakan oleh Kasiyanto dkk warga Watesalit Kabupaten Batang untuk membangun makam keramat yang diberi nama “Makam Waliyullah Ki Kuwu (Pangeran Kalijenar) bin Sunan Ngerang bin Raden Mas Said (Sunan Kalijaga)” sejak 2021 yang lalu.

Pembangunan Makam Keramat tersebut oleh Kasiyanto dkk yang terhitung sudah empat tahun lamanya namun belum ada kejelasan dan kesepakatan sama sekali yang menguntungkan Pak Slamet sebagai pemilik kebun, baik lahan kebun itu dikontrak atau dibeli dengan harga yang sesuai.

“Pak Slemate sebagai klien kami berdasarkan Surat Kuasa khusus tertanggal 9 April 2025 mengeluhkan atas peristiwa klaim pembangunan makam tersebut, karena klien kami merasa sangat dirugikan baik secara materi maupun non-materi” tegasnya Ali Subhi Waliyanto, S.H., M.H. sebagai Kuasa Hukum Pak Slamet kepada media kami melalui telpon cellular pada 22 April 2025 pukul 16.33 WIB

Ali Subhi Waliyanto, S.H., M.H. sebagai Kuasa Hukum Pak Slamet juga menceritakan bahwasannya pembangunan makam keramat Ki Kuwu Pangeran Kalijenar tersebut berdasarkan hasil meditasi atau penerawangan yang tidak dapat dibuktikan fakta kebenarannya, lebih-lebih pihak Pak Kasiyanto dkk yang mengklaim dan membangun makam tersebut telah mengakui bahwasannya ia adalah keturunan dari Sunan Kalijaga kedelapan, namun saat bertemu di Balai Desa Wates dalam agenda Mediasi yang difasilitasi oleh Kelurahan Wates Kecamatan Wonotunggal pada Selasa 22 April 2025 pukul 09.00 WIB.

Pak Kasiyanto dkk tidak mampu menunjukan silsilah keluarganya yang tembus hingga Sunan Kalijaga salah satu tokoh Walisongo yang fenomenal dengan dakwahnya melalui pewayangan. Oleh sebab itu.

Maka patut diduga bahwasannya Makam Keramat Waliyullah Ki Kuwu Pangeran Kalijenar itu adalah fiktif atau palsu.

Melalui agenda mediasi di Balai Desa Wates yang dimoderatori langsung oleh Kepala Desa Wates yaitu Bapak Wahyono, Pak Kasiyanto dkk mengucapkan permohonan maaf kepada forum khususnya Pak Slamet sebagai pemilik kebun dan telah berakhir dengan damai melalui kesepakatan bersama antara kedua belah pihak dengan hasil mediasi yaitu Kasiyanto dkk bersedia untuk memberikan kompensasi kepada Pak Slamet dan bersedia pula Makam.

Keramatnya diratakan Kembali seperti semula atau ditutup secara permanen, sehingga tidak ada lagi doktrin Makam Keramat Waliyullah Pangeran Kalijenar di gunung tugel Desa Wates Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang sejak saat ini dan seterusnya.

Ali Subhi Waliyanto, S.H., M.H. selaku Ketua Umum LKBH PAKAR INDONESIA sekaligus sebagai Kuasa Hukum Pak Slamet menyatakan terimakasih kepada pihak terkait khususnya Kepala Desa Wates dan memberikan himbauan kepada Masyarakat secara umum untuk tidak mudah percaya terhadap maraknya doktrin Makam yang dikeramatkan tanpa diketahui kronologi sejarahnya.

(Redho)

This post was published on 23/04/2025 5:39 am

Admin Metro24

Recent Posts

Pastikan Warga Terlayani Optimal, Kapolres Gresik Pantau SKCK hingga Layanan 110

Metro24, GRESIK - Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memastikan pelayanan publik di lingkungan Polres Gresik berjalan optimal dengan melakukan inspeksi…

2 hari ago

Ketua KAKI Jatim Soroti SPPG Tembok Dukuh Surabaya, Stop Operasional dan Berikan Sanksi Pidana

Metro24, JAKARTA - MBG atau Makan Bergizi Gratis, sebuah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang diluncurkan pada 6 Januari…

2 hari ago

Polsek Taman Panen Jagung Serentak di Lahan Lingkar Mas Sepanjang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Metro24, SIDOARJO -Polsek Taman bersama Bhabinkamtibmas dan pengelola lahan melaksanakan kegiatan panen jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 di lahan…

2 hari ago

Pemkab Kuansing Dinilai Mandul Tertibkan Perusahaan Nakal, Warga & Publik Desak Kejagung RI Turun ke Riau

Metro24, KUANTAN SINGINGI,– Desakan agar Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) turun tangan ke Riau, khususnya Kabupaten Kuantan Singingi, makin…

3 hari ago

Perkuat Ukhuwah dengan Menghargai Sesama, Dua Ulama Surabaya Ajak Jamaah Bangun Harmoni

Metro24, Surabaya — Semangat memperkuat persaudaraan umat kembali digaungkan melalui kajian bertema “Perkuat Ukhuwah dengan Menghargai Sesama” yang digelar di…

3 hari ago

Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus, Sidang Praperadilan AS Gegerkan Publik

Metro24, PASURUAN - Sidang praperadilan yang digelar pada Jumat, 8 Mei 2026 di Pengadilan Negeri Bangil mendadak menjadi sorotan publik…

3 hari ago