Metro24, Aceh – Tidak semua pencapaian lahir dari ruang kelas. Bagi Muhammad Syahfii, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Labuhanbatu, prestasi justru tumbuh dari tanah desa, dari interaksi langsung dengan masyarakat, dan dari upaya kecil yang membawa dampak besar.
Partisipasinya dalam Program BERMUDA (Bersama Relawan Muda) Chapter 3, yang berlangsung selama hampir satu pekan di Desa Keunawat, Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah, menjadi titik balik penting dalam perjalanan akademiknya. Di bawah bimbingan Hafni Syafira selaku Program Leader, serta tokoh inspiratif dr. Muammar Zayn selaku pendiri BERMUDA dan Muwafaq Indonesia Cendekia, Syahfii menunjukkan dedikasi luar biasa sebagai bagian dari divisi Edu-Culture.
Melalui kegiatan seperti:
GEBRAK (Gerakan Bersih dan Kreatif) – edukasi kebersihan yang kreatif dan menyenangkan,
GELORA (Gerakan Lestarikan Budaya) – pelestarian budaya lokal melalui permainan dan seni tradisional,
GEBYAR (Gerakan Membaca Nyaring) – peningkatan literasi anak-anak melalui metode membaca interaktif,
Syahfii bukan hanya menginspirasi anak-anak desa, tapi juga menarik perhatian tim program dan mitra pendukung.
“Saya datang ke Keunawat dengan niat belajar dan berbagi. Tapi justru saya pulang dengan pelajaran hidup yang luar biasa: bahwa aksi sederhana bisa membawa perubahan nyata,” ungkapnya.
Ketekunan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial yang ditunjukkan Syahfii selama kegiatan ini dinilai sebagai pencapaian luar biasa di luar ranah akademik. Atas dedikasi tersebut, Muhammad Syahfii dianugerahi beasiswa dari program pendukung BERMUDA sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam gerakan literasi dan budaya.
Beasiswa ini diberikan oleh pihak mitra program sebagai bentuk dukungan terhadap mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“Kami percaya bahwa pendidikan terbaik adalah yang menyatu dengan kehidupan nyata. Apa yang dilakukan Syahfii di Desa Keunawat adalah bukti bahwa anak muda bisa jadi agen perubahan. Beasiswa ini adalah bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar semakin banyak mahasiswa yang terlibat dalam kerja-kerja sosial yang bermakna,” ujar salah satu perwakilan dari tim BERMUDA.
Dengan penuh rasa syukur, Syahfii menyampaikan terima kasih kepada Universitas Labuhanbatu, Kabupaten Labuhanbatu, serta seluruh pihak yang mendukungnya.
“Ini bukan sekadar penghargaan untuk saya pribadi, tapi untuk semua anak muda di luar sana yang percaya bahwa memberi manfaat adalah bentuk prestasi tertinggi,” tutupnya.
Informasi lebih lanjut mengenai program BERMUDA:
📧 Email: muwafaq.official@gmail.com
📱 WhatsApp: 0822-1343-3490
📸 Instagram: @muwafaq.id
#BeasiswaUntukPerubahan
#DariDesaUntukBangsa
#BERMUDAChapter3
#LabuhanbatuBeraksi
#PemudaBerkarya
This post was published on 24/06/2025 7:39 am
Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…
Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…
Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…
Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…
Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…
Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…