News

Seorang Wanita Tewas Tertabrak KA di depan Maspion 3

Metro24,SIDOARJO –Warga sekitar kawasan industri Maspion 3, Desa Tebel, Gedangan, dikejutkan dengan insiden tragis. Seorang wanita paruh baya tewas setelah tertabrak KA Jenggala dan terseret sekitar 50 meter.

 

Diduga korban lengah atau tidak menyadari kereta jurusan Babat – Sidoarjo itu tengah melintas saat menyeberang rel sekitar pukul 09.33 WIB.

 

Tubuh korban ditemukan dalam posisi telungkup tak jauh dari rel. Di dekatnya, sepasang sandal jepit merah tergeletak. Tak ada identitas yang melekat di tubuh korban, dan hingga kini belum ada satu pun pihak keluarga yang datang. Dugaan sementara, korban tidak menyadari keberadaan kereta saat hendak menyeberang rel dari arah timur ke barat.

 

Dari informasi yang dihimpun, korban memiliki ciri-ciri bertubuh agak gemuk, berumur sekitar 50 tahunan dengan rambut lurus. Saat kejadian ia memakai pakaian atasan hitam dan bawahan hitam.

 

Kapolsek Gedangan Kompol Ari Priambodo membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut, saat petugas datang ke lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

 

“Terjadi kecelakaan kereta api terhadap seorang perempuan paruh baya yang belum ada identitasnya, lokasinya di depan Maspion 3 yang berada di wilayah Gedangan. Dari tubuh korban tidak ditemukan identitas sama sekali, dan belum ada orang yang mengaku sebagai keluarganya,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media di lokasi kejadian, Rabu (6/8).

 

Menurut Ari, kereta yang menabrak korban adalah KA Jenggala. “Kronologinya diperkirakan saat kejadian korban menyeberang dari arah timur ke barat melintasi rel kereta tidak konsentrasi sehingga tertemper kereta,” imbuhnya.

 

Pihak kepolisian telah mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong. Sementara itu, proses identifikasi dan pencarian keluarga masih terus dilakukan. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera menghubungi Polsek Gedangan atau rumah sakit terdekat.

 

(Redho)

This post was published on 06/08/2025 7:26 am

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

4 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

9 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

10 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago