Metro24,Jakarta-Memasuki pekan pertama di bulan Agustus, beberapa kejadian bencana terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB berhasil menghimpun peristiwa yang terjadi hingga Kamis (7/8) pukul 07.00 WIB.
Kejadian pertama yakni, fenomena angin kencang yang terjadi di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Kejadian ini dipicu hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Selasa (5/8) pukul 15.00 WIB. Terdapat dua desa terdampak yakni Desa Sirnajaya dan Desa Sukaharja di Kecamatan Sukamakmur.
Dalam pantauan visual, kerusakan rumah terlihat pada atap rumah hingga struktur bangunan berupa retakan pada dinding rumah warga. Hasil kaji cepat sementara, terdapat 8 rumah yang mengalami kerusakan. Adapun rinciannya 1 unit rumah rusak berat, 6 unit rusak ringan dan 1 unit rumah rusak sedang. Selain itu, terdapat 32 jiwa terdampak.
Lebih lanjut masih di lokasi yang sama, peristiwa angin kencang juga melanda Desa Iwul, Desa Bojong Sempu dan Desa Pamegarsari di Kecamatan Parung. Dilaporkan terdapat 11 rumah rusak dengan rincian 9 unit rumah rusak ringan dan 2 unit rumah rusak sedang.
Upaya penanganan juga dilakukan tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Kabupaten Bogor, Satpol PP, Perangkat Desa dan masyarakat. Selain distribusi logistik, tim gabungan juga gotong royong untuk membersihkan dan memperbaiki atap rumah warga.
Beralih ke Kota Denpasar, fenomena gelombang pasang dan abrasi terjadi di wilayah Kota Denpasar, Provinsi Bali, pada Selasa (5/8). Lokasi kejadian berada di Desa Sanur Kaja, Kecamatan Denpasar Selatan. Dilaporkan terdapat tiga orang meninggal dunia dan 12 jiwa mengalami luka-luka. Selain itu, satu buah kapal berjenis fast boat juga terbalik dampak dari kejadian ini. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Denpasar dan Provinsi Bali, Basarnas, Kemenhub, TNI-Polri, Damakesmas, Balawisata dan masyarakat juga segera lakukan penanganan darurat di lokasi terdampak.
Menyikapi terjadinya bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk tetap menjaga kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Bagi warga yang tinggal di wilayah yang memiliki potensi risiko angin kencang, diharapkan dapat memeriksa kondisi atap rumah. Selain itu, dapat melakukan pemangkasan pohon atau dahan yang sudah mulai rapuh dan dapat melakukan update informasi cuaca secara berkala dari lembaga resmi.
(Reporter H.Ranto)
This post was published on 08/08/2025 3:14 am
Metro24, SIDOARJO -Dengan penuh rasa hormat dan kebanggaan, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Kompol Sugeng Sulistiyono atas amanah dan…
Metro24, SURABAYA -Devi Oktavia adalah salah satu penyanyi dangdut populer yang bernaung di bawah Om New Salsabila, sebuah grup musik…
Metro24, Sidoarjo - Jelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo melaksanakan upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan…
Metro24, PASURUAN – Komunitas Gesang Kasunyatan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan budaya Jawa di kawasan lereng Gunung Arjuno.…
Metro24, GRESIK - Kepedulian terhadap masyarakat pesisir terus ditunjukkan jajaran Polres Gresik melalui kegiatan Jagongan Ngopi Karo Nelayan (Jangkar) yang…
Metro24, SIDOARJO -Aksi percobaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di halaman sebuah gerai Alfamidi di wilayah Sedati, Sidoarjo, pada Senin (22/6)…