News

Seruan Damai Indonesia Dan Bangsa Indonesia Keadaan Darurat

Metro24,Jakarta – Bangsa dalam Keadaan Darurat – KOMJEN POL (P) DR. (HC) DRS.DHARMA PONGREKUN.MM.,MH maka Segenap elemen bangsa Indonesia tetap menjaga Ketertiban lingkungan dan Fasilitas umum yang kondisi yang nyaman tentram.

 

Ingatkan Bahwa Indonesia Seutuhnya Adalah Milik Rakyat Indonesia, Waspada Terhadap Agenda Global.

 

Seruan Kepada Presiden Prabowo dan DPR,

Kondisi bangsa yang sedang tidak baik-baik saja saat ini, menggugah keprihatinan Komjen Pol. Purn. Dharma Pongrekun dan menyerukan beberapa hal penting untuk kita pahami bersama. Dalam keterangannya, pertama-tama Dharma mengucapkan turut berdukacita yang mendalam atas korban meninggal saat unjuk rasa yang terjadi beberapa hari yang lalu, saudara Affan Kurniawan.

 

Menurut pandangan pribadi Dharma Pongrekun menyatakan bahwa “peristiwa yang terjadi merupakan konsekuensi logis dari akumulasi jeritan jiwa rakyat yang terhimpit dan akibat dari penerapan sistem kapitalis dalam berbangsa dan bernegara.” Sistem kapitalis adalah sistem yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila, dikarena kan tidak akan pernah berpihak kepada rakyat. Selain itu, beliau juga menambahkan bahwa unjuk rasa yang terjadi karena sistem ketatanegaraan kita yang telah melenceng jauh dari cita-cita dan tujuan luhur Proklamasi Kemerdekaan.

 

Cita-cita Proklamasi adalah membangun negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Dharma juga menyampaikan bahwa saat ini para penyelenggara negara hanyut dalam arus globalisasi yang justru membawa kita pada penjajahan gaya baru, dengan menjalankan sistem kapitalis. Agenda global yang tidak berpihak pada rakyat ini harus kita waspadai. Rakyat harus bersatu untuk menolak kebijakan-kebijakan brutal yang berpihaknya justru pada agenda global.

 

Melalui adigium solus populi suprema les esto – keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, Dharma Pongrekun berseru kepada para pemimpin negri ini untuk tidak menghianati rakyat, janganlah rakyat dilukai. Perintah adalah pelayan rakyat, dan bukan sebaliknya minta dilayani. DPR sebagai wakil rakyat yang menyuarakan kepentingan rakyat, tapi justru tidak sungguh-sungguh memperjuangkan yang diwakilinya, malah memuluskan penerapan sistem kapitalis dan agenda global.

 

Kembali lagi, yang dibangun seharusnya adalah sistem yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 untuk mencegah ternjadinya hal-hal :

1. Kesenjangan sosial ekonomi yang semakin melebar;

2. Kekayaan alam dan sumberdaya strategis tidak lagi dikuasi oleh perorangan, segelintir orang atau korporasi besar;

3. Kedaulatan politik dan ekonomi hanya menjadi ilusi;

4. Rakyat kehilangan kemampuan untuk menentukan arah hidup bangsa.

 

Akan tetapi Dharma Pongrekun juga menyatakan bahwa kita masih punya harapan dengan kunci utama adalah kesadaran, persatuan kita adalah kekuatan utama, suara kita adalah bentuk perlawanan, dan waspada dengan arsitek gelap yang mengendalikan sistem tapi tidak berpihak pada rakyat. Beliau juga mengimbuhkan bahwa rakyat harus bangkit dan tidak ragu untuk menyuarakan aspirasi demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Kepada Presiden Prabowo, dalam karangan akhirnya Dharma juga berseru supaya Presiden mengembalikan cita-cita dan tujuan Proklamasi untuk mewujudkan keadilan sosial, dan bagi DPR untuk jangan lagi membuat perundang-undangan berdasarkan pesanan dari pemodal besar yang isinya bertujuan untuk mengambil alih kedaulatan bangsa kita.

(Reporter H.Ranto)

This post was published on 01/09/2025 12:58 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Wartawan, Polres Pasuruan Siapkan SP2HP Lanjutan

Metro24, PASURUAN - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasuruan menyatakan akan segera menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tahap…

11 jam ago

Silaturahim DPD LDII dan PD Muhammadiyah Gresik tanggapi serius tentang LGBT

Metro24, Gresik,  15 Juni 2026 — DPD LDII Kabupaten Gresik melakukan silaturahim dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PD Muhammadiyah) Gresik di…

13 jam ago

Dr Didi Sungkono.S.H.,M.H., Pengamat Hukum,” MBG ( Makan Bergizi Gratis ) HARUS dihentikan Uang Rakyat Jangan dijadikan ” Bancakan ” Negara Defisit, Pajak Melambung, Koruptor Berjaya

Metro24, SURABAYA -Menyikapi maraknya demo mahasiswa ,bergelombang diberbagai daerah di Indonesia yang memprotes program MBG , Kepala negara harus mengambil…

19 jam ago

Tersangka Pencabulan Anak Mangkir, Keluarga dan Koalisi LSM Desak Polresta Sidoarjo Jemput Paksa

Metro24, SIDOARJO - Kasus dugaan persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kembali memicu gelombang…

24 jam ago

Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Tabrak Lari, Karyawati PT Midea Lapor ke Polisi

Metro24, BEKASI– Seorang karyawati swasta bernama Siti Rokaya (21), yang bekerja di PT Midea, diduga menjadi korban penganiayaan setelah mengalami…

1 hari ago

ARUKKI Gugat Presiden ke PTUN Jakarta, Soroti Dugaan Cacat Prosedur Pengangkatan Dirjen Imigrasi

Metro24, JAKARTA – Aliansi Rakyat untuk Keadilan dan Kesejahteraan Indonesia (ARUKKI) resmi menggugat Presiden Republik Indonesia ke Pengadilan Tata Usaha…

2 hari ago