News

Diduga Pelayanan Antrian Pengisian Bahan Bakar SPBU 34.105.01 Jakarta Pusat Kinerja Buruk Dan Meresahkan

Metro24, Jakarta – Ada nya aktifitas antrian di lokasi SPBU 34.105.01 lokasi Jakarta pusat pada malam hari yang dinilai meresahkan dan pelayanannya berdampak buruk dalam aspek kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia ada laporan keresahan masyarakat yang beredar di akun tik tok sebgai alat bukti bentuk keresahan publik cukup diketahui meluas(29/9/2025).

Jumlah jarak antrian dilokasi SPBU 34.105.01 tersebut dengan jarak 1,5 km dilokasu pengisian antrian jenis Pertaline, dan lokasi jenis pertamax jarak antrian diprediksi kurang lebih antara 1km dan 500 meter, dengan pelayanan buruk dan tidak ada sistem managementnya yang baik,ada indikasi unsur pidana disoroti sebgai keresahan masyarakat umum yang mengisi bahan bakar jenis Pertaline.

Jam operasional lokasi SPBU 34.105.01 tersebut yang dihimpun oleh awak media dari petugas pengisian bahan bakar jenis Pertaline yaitu 24 jam dengan dilaksanakan tiga shift jam aktifitas kerjanya.(29/9/2025)

Menurut Keterangan Salah satu perwakilan masyarakat umum dari kalangan driver ojol(grab) inisial W yang dihimpun oleh awak media online,ujar tegas driver ojol inisial W kurang nya peduli pihak pengelola SPBU tersebut yang telah berdampak merugikan segala waktu yang buat kami menunggu berjam- jam ,dan menyiakan waktu km terbuang dan kurang nya merespon tanggapan keresahan masyarakat yang menjadi pelanggan Pertamina justru diabaikan.

Dua titik lokasi pengisian bahan bakar pertaline, dan jenis bahan bakar pertamax yang dinilai publik dilokasi SPBU 34.105.01 jakarta pusat pada tanggal 28/9/2025 dari bukti dokumentasi berupa foto saat awak media mengisi bahan bakar ke lokasi SPBU 34.105.01 tersebut pada pukul 20:46 malam hari cukup menggangu dan buat para pelanggan menjadi jenuh kecewa dan tidak nyaman dinilai kinerja dan pelayanannya kian memburuk sistem managementnya.

Tidak ada oknum pihak pengelola SPBU 34.105 01 saat berada dilokasi SPBU 34.105.01 tersebut untuk mendapatkn informasi terkait keresahan masyarakat yang dinilai terhadap antrian yang dibiarkan antri dilokasi pengisian bahan bakarnya jenis Pertaline dan jenis pertamax dan juga menggangu ketertiban umum dilokasi pintu masuk SPBU 34.105.01 jakarta pusat.

Lokasi SPBU 34.105.01 Jakarta Pusat tersebut pada malam hari hanya terdapat diprediksi kurang lebih 8 orang petugas dan satu orang petugas keamanan SPBU 34.105.01 jakarta pusat.

(Reporter H.Ranto)

This post was published on 29/09/2025 5:01 am

Admin Metro24

Recent Posts

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

4 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

6 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago

Aliansi Madura Indonesia Kecam Sikap Cuek Bupati dan Dinas PUPR Bangkalan Soal Makam Pahlawan yang Terbengkalai

​metro24,BANGKALAN — Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari…

2 hari ago