Metro24, Kuantan Singingi – BUMDes Mata Air Desa Seberang Taluk Hilir Penanaman benih jagung pertama di hadiri Kapolres AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K, M.H, Kapolsek Kuantan Tengah Linter Haloho,MH serta tamu undangan Bupati, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri, Kejari, Pabung Kodim 03/02, K.A BPS, K.A Perum Bulog Cabang Rengat, Kadis Pertanian/Tanaman Pangan, Camat, Danramil, K.A UPT Pertanian dan Pendamping Penyuluh Pertanian, Rabu 8/10/25.
Hal ini di benarkan PJ Kepala Desa Elpi Satriadi dan masyarakat Desa Seberang Taluk Hilir program BUMDes Mata Air adalah fokuskan ketahanan pangan guna menyokong kesejahteraan perekonomian.
Camat Kuantan Tengah Risman Ali mendukung sepenuhnya kegiatan program ketahanan pangan demi mensejahterakan perekonomian masyarakat dan pemanfaatan lokasi yang tidur..red
Diketahui BUMDes adalah salah satu instrumen penting dalam pembangunan desa di Indonesia, BUMDes bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sumberdaya desa yang efektif dan efesien.
Oleh karena itu BUMDes perlu di lakukan upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dalam mengelola usaha dan meningkatkan pelayanan masyarakat desa.
” Program ketahanan pangan sangat baik peruntukannya apalagi ini kita bisa memanfaatkan lahan yang kosong, di samping itu kita bisa menambah tenaga kerja hingga bisa mendapat in come bagi masyarakat” ujar Risman Ali.
Lanjutnya ” sampai saat ini pemanfaatan lahan sudah kita pakai sekitar 15Ha, kemungkinan masih menambah dalam waktu 2025, kita harapkan semoga pemanfaatan lahan bisa menunjang dan berdampak pertumbuhan ekonomi ‘ Pungkas Camat.
Kemudian di tempat yang bersamaan, PJ kepala Desa Seberang Taluk Hilir Elpi Satriadi hampir senada dengan Camat Kuantan Tengah, ia justru lebih menekankan kepada masyarakat semoga program ini hasilnya memuaskan.
Menurutnya ” pemanfaatan lahan 1Ha seharusnya kita bisa menghasilkan 7 atau 8 ton minimal, karena standarnya 1Ha bisa mencapai 10 s/d 12 ton ” pungkas Elpi
” Sekarang tergantung bagaimana perawatannya, kemudian di sini rentan rintangan bagi penanam jagung adalah Babi dan Monyet, makanya saya berharap lebih memaksimalkan perawatan ” tambah Elpi
” Melaui program ini, kita berharap semoga pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin membaik, saya juga mendoakan semoga hasilnya melimpah ruah seperti yang kita harapkan ” Tutup Pj Kades.
This post was published on 08/10/2025 5:20 am
Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…
Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…
Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…
Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…
Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…
Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…