Pekanbaru, Metro24.co.id – Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Manapar Situmeang memberikan keterangan pers kepada awak media, DPO kasus kepemilikan 1 Kg narkotika jenis sabu serta 1.000 butir pil ektasi berinisial CS alias Chandra (43) yang nekat melompat dari lantai 3 Hotel Labersa, Kabupaten Kampar, saat di grebek Tim opsnal Satresnarkoba Polresta Pekanbaru, pada Selasa (19/09/2023) dini hari kemaren, sekitar pukul 00.30 Wib, ternyata kader di salah satu ormas buruh di Kota Pekanbaru.
Tersangka CS alias Chandra (43) saat mendapat perawatan medis di RS Bhayangkara Polda Riau.
Tersangka CS alias Chandra (43) saat mendapat perawatan medis di RS Bhayangkara Polda Riau.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jefri RP Siagian saat dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Narkoba, Kompol Manapar Situmeang mengatakan, tersangka CS alias Chandra (43) menjabat sebagai Sekretaris di Organisasi Serikat Pekerja Transfortasi Indonesia (SPTI) Kota Pekanbaru.
“Tersangka CS ini merupakan salah satu pengurus yang menjabat sebagai Sekretaris di SPTI Kota Pekanbaru, selain itu tersangka CS ini juga merupakan resedivis kasus narkoba,” kata Kompol Manapar, Jumat (30/09/2023).
Kasat menjelaskan, penangkapan tersangka CS alias Chandra (43) merupakan hasil pengembangan dari tersangka MR alias Apid, yang berhasil diamankan pada Senin (05/09/2023) malam lalu, sekitar 21.00 WIb, di Jalan Nelayan, Pekanbaru, dengan barang bukti 1 Kg sabu dan 1.000 butir Pil Ektasi.
“Dihadapan petugas tersangka MR mengaku mendapat barang haram tersebut dari tersangka CS. Dari pengakuan tersebut petugas langsung melakukan pengembangan dan memburu tersangka CS,” kata Kompol Manapar, Jumat (29/09/2023).
Sejumlah informasi pun dikumpulkan hingga akhirnya keberadaan tersangka CS bisa diketahui oleh tim opsnal Satresnarkoba Polresta Pekanbaru.
“Begitu mendapat informasi bahwa tersangka CS sedang berada di kamar 314 Hotel Labersa, Jalan Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Riau, tim opsnal yang dipimpin Wakasat Res Narkoba, AKP. Noki Loviko langsung memburu pelaku,” kata Kasat.
Pada saat tim opsnal menggerebek kamar tersebut, tersangka CS berusaha melarikan diri dengan melompat dari lantai 3 hotel.
Akibatnya tersangka CS mengalami patah tulang. Sementara dari dalam kamar tim juga mengamankan seorang perempuan, berinisial MA alias Amanda (19). Selain itu, dari penggeledahan kamar tim juga menemukan 2 paket narkotika jenis shabu di dalam 1 buah tas warna hitam,” kata Kasat.
Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Atas perbuatannya tersangka kita jerat dengan Pasal 114 Jo Pasal 112 Jo Pasal 132 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas 7 tahun penjara,” tutup Kompol Manapar.
Seperti diketahui, seorang DPO kasus kepemilikan 1 Kg narkotika jenis sabu serta 1.000 butir pil ektasi berinisial CS alias Chandra (43) mengalami patah tulang kaki dan tangan lantaran nekat melompat dari lantai 3 Hotel Labersa, Kabupaten Kampar, saat berusaha kabur dari sergapan Tim opsnal Satresnarkoba Polresta Pekanbaru, pada Selasa (19/09/2023) dini hari kemaren, sekitar pukul 00.30 Wib… red
This post was published on 01/10/2023 2:03 pm
Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…
Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…
Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…
Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…
Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…
Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…