Categories: News

Kapolda metro Jaya : Polisi Harus Hadir Saat Bencana, Keselamatan Warga Adalah Proiritas

Metro24Jakarta – Polda Metro Jaya melalui Satgas Penanggulangan Bencana terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak banjir dan bencana alam di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan bantuan kemanusiaan.

 

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, Satgas Penanggulangan Bencana tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga memiliki misi kemanusiaan. Polisi, kata Irjen Asep, harus selalu hadir di saat masyarakat membutuhkan pertolongan, terutama ketika bencana melanda. “Keselamatan warga adalah prioritas utama. Polisi harus menjadi garda terdepan dalam setiap situasi darurat,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).

 

Satgas ini terdiri dari berbagai satuan, seperti Samapta, Brimob, Polairud, Dokkes, dan Biro SDM Polda Metro Jaya. Personel disiagakan di titik-titik rawan banjir untuk membantu proses evakuasi, menyalurkan bantuan, serta memberikan layanan medis dan dukungan psikologis bagi korban. Tak hanya di Jakarta, petugas juga diterjunkan ke wilayah penyangga seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang.

 

Beberapa hari lalu, Polres Metro Bekasi bersama Tim SAR Brimob Den-D turun langsung mengevakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, akibat jebolnya Bendungan Cikarang Bekasi Laut (CBL). Sejumlah warga, termasuk lansia dan pasien sakit, berhasil dievakuasi menggunakan perahu karet oleh tim gabungan yang dipimpin IPTU Untung Purwoko dan AKP Sugito.

 

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengapresiasi langkah cepat jajaran di lapangan. Ia menegaskan, kehadiran polisi di tengah masyarakat adalah wujud nyata Polri Presisi yang humanis dan responsif. “Polisi hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memberi pertolongan saat warga membutuhkan,” katanya. Polda Metro Jaya memastikan seluruh jajaran tetap siaga dan bersinergi dengan TNI, BPBD, Basarnas, serta relawan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.

(H.R)

This post was published on 05/11/2025 3:09 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

5 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

10 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

11 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago