News

Surabaya Hari Ke-5 : Merayakan Hari Pahlawan Sekaligus WS Rendra

Surabaya – Satu Jalan Perjuangan : Merayakan Hari Pahlawan sekaligus merayakan WS. Rendra menjadi tema pagelaran “Surabaya Hari Ini” ke-5 yang di adakan Forum Pegiat Kesenian Surabaya (FPKS) pada tanggal 10 November besok, mulai pukul 16.00 hingga 21.00, di Teras Dewan Kesenian Surabaya, Kompleks Balai Pemuda, Jl. Gubernur Suryo 15 Surabaya.

Menurut Kordinator FPKS, Jil Kalaran, tema ini di pilih sebagai momentum untuk membaca ulang soal nilai-nilai kepahlawanan. Sudah saatnya, nilai-nilai kepahlawanan masa kini digeser dari perlawanan bersenjata menjadi perlawanan kultural, sebagai cara melawan sikap abai terhadap nilai dan warisan budaya.

Dan “Si Burung Merak” WS. Rendra, yang lahir pada 7 November 1935 silam boleh dibilang sempurna untuk ditasbihkan sebagai Pahlawan oleh sebab kerja kreatifnya dalam memperjuangkan orang-orang miskin yang dihinakan, memperjuangkan kesetaraan dan keadilan dengan mengedepankan jalan kebudayaan.

Sebagai seniman, Rendra adalah perintis sekaligus pembaharu teater kontemporer di republik ini. Bersama Bengkel Teater yang dibangunnya tahun 1967 di Yogyakarta, Rendra tak hanya memperkenalkan pendekatan baru dalam seni pertunjukan yang kemudian berpengaruh besar terhadap perkembangan teater modern di tanah air kita ini, melainkan juga melahirkan banyak dramawan yang kemudian menjadi tonggak teater modern-kontemporer di negeri ini.

“Siapa pun mereka, yang berani menjaga nilai, bahasa dan jati diri bangsa di tengah arus global yang seragam dan cepat lupa, adalah pahlawan. Mereka bisa seorang seniman yang setia berkarya dengan akar tradisi, guru yang menanamkan cinta tanah air melalui cerita rakyat, atau anak muda yang menghidupkan kembali musik daerah lewat media digital” ujar Jil.

Dalam gelaran “Surabaya Hari Ini #5 ini, mengingat durasinya yang agak panjang, FPKS membagi dua pertunjukan. Pertunjukan pertama oleh Rumah Kreatif binaan Disbudporapar Kota Surabaya, mulai pukul 16.00 hingga 17.30. Para penampilnya mulai dari anak-anak hingga remaja.

Rumah Kreatif yang proses latihannya berada di Kompleks Balai Pemuda Surabaya ini adalah untuk mewadahi dan memberikan wawasan seni kepada warga Kota Surabaya. Ada 13 macam kursus seni yang diajarkan di Rumah Kreatif Balai Pemuda ini. Dan kesemuanya ini diajarkan secara Gratis bagi warga Kota Surabaya, maupun warga luar Kota Surabaya.

Pertunjukan kedua, pukul 19.00 – 21.00, adalah para penampil dari berbagai usia dan latar-belakang. Ada Vokal Grup asuhan Rumah Kreatif. Ada Aska Haydarrahman yang berkebutuhan khusus dan pernah didaulat jadi narasumber. Ada Reza Haris yang masih kuliah jurusan tafsir hadis dan sangat ingin bikin buku puisi karena karyanya sudah banyak. Juga ada Galuh Kinasih dari Ilmu Komunikasi Unair.

Gelaran ini juga bakal dimeriahkan oleh para mahasiswa Sekolah Tinggi Kesenian Wiwatikta (STKW) Surabaya yang diboyong oleh dosennya, Deny Tri Aryanti. Juga Miracle Band pimpinan Hari TJ, dengan proyek kolaborasi yang disebut Sahabat Indonesia Satu, yang berfokus pada penyampaian pesan persatuan melalui musik dan ikut mensponsori panggung, sound dan lampu pertunjukan, sehingga pertunjukan akan tampak mewah.

Mukhsin Amar, musisi sekaligus pelukis, bakal tampil dengan suaranya yang khas. Chrisman Hadi (Ketua DKS) tak mau kalah ambil bagian di forum ini. Desemba Sagita, Arul Lamandau,

Heru Prasentyono dan Widodo Basuki adalah nama-nama yang tak asing di kancah kesenian Surabaya. Mereka akan memberi kejutan lewat kolaborasinya (diberi nama Desemba & Brothers) membaca karya Rendra.

“Kota Surabaya memang harus terus dinyatakan melalui kegiatan-kegiatan keseniannya yang sebetulnya terus bertumbuh.” Pungkas Jil. ***
(Redho)

This post was published on 08/11/2025 5:54 am

Tags: Surabaya
Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

2 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

7 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

8 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago