News

JMSI Kuansing Menduga Satgas PKH Kong-Kalikong dengan Sahriyal Group Penguasa Hutan Lindung

Kuantan Singingi – Penertiban Kawasan Hutan (PKH) oleh Satuan Tugas (Satgas) yang telah terbentuk faktanya semakin memperburuk kondisi di lapangan, pasalnya pembentukan tim tersebut diduga hanyalah untuk mencari keuntungan di belakang publik, Selasa 18/11/25.

Hal ini menjadi sorotan serius Ketua JMSI ( Jaringan Media Siber Indonesia ) Kuansing Rowandri, ia menyebutkan ada dugaan kong-kalikong antara Satgas PKH ( Penertiban Kawasan Hutan ) dengan Sahriyal Grup : Alim, Atur dan H.Ramadi.

Fakta mengejutkan di ungkap Rowandri kepada wartawan pembentukan Satgas PKH setelah ia pelajari satu-persatu cuma ada dua pola yaitu cari uang saja dan mengganti sistem permainan…red

” Bukti kongkrit sudah kita pantau, beberapa minggu yang lewat sudah kita tugaskan tim untuk melakukan pemantauan di areal hutan lindung Kecamatan Pucuk Rantau ribuan hektar sudah dialihfungsikan menjadi kebun sawit pribadi milik Sahriyal, Atur, Alim dan Haji Ramadi tidak di Segal oleh PKH ” Pungkas Ketua JMSI.

Masih dengan Rowandri ” Fakta ini membuktikan bahwa Perpres 5 Tahun 2025 Tentang Penertiban Kawasan hutan hanya menggeser kejahatan yang sebelumnya menjadi kejahatan tersetruktural yang menguntungkan pihak mafia dan oknum PKH ” ujarnya.

” Saya berjanji selaku Ketua JMSI Kuansing akan menyeret para aktor perusak hutan lindung seperti Sahriyal, Atur, Alim dan Ramadi kemeja pengadilan, sebab mereka ini sudah merugikan negara Triliyunan rupiah ” pungkas Rowandri dengan nada serius.

” Kita sudah konsultasi dengan kuasa hukum JMSI segera menyurati intansi dinas terkait melengkapi data agar layak naik kemeja persidangan ” tutup Ketua JMSI yang akrab di sapa Rowan.

Masyarakat berharap kepada APH ( Aparat Penegak Hukum) agar membuka mata lebar-lebar dan tidak siapa yang mengeluarkan izin pengalihan hutan lindung Pucuk Rantau menjadi kebun demi menyelamatkan aset Negara.

This post was published on 18/11/2025 8:14 am

Admin Metro24

Recent Posts

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

4 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

5 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago

Aliansi Madura Indonesia Kecam Sikap Cuek Bupati dan Dinas PUPR Bangkalan Soal Makam Pahlawan yang Terbengkalai

​metro24,BANGKALAN — Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari…

2 hari ago