News

Infrastruktur Baru Dibangun, Desa Suwaloh Justru Rusak Lagi Gegara Truk Pasir Kades

Metro24, BOJONEGORO — Ketika Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tengah gencar-gencarnya membangun infrastruktur hingga pelosok desa, kondisi berbeda justru terlihat di Desa Suwaloh, Kecamatan Balen.

 

Upaya besar kabupaten untuk menghadirkan jalan mulus dan layak seolah tercoreng oleh ulah segelintir oknum.

 

Nama Kepala Desa Suwaloh menjadi sorotan setelah truk-truk raksasa pengangkut pasir yang diduga berkaitan dengan aktivitas usahanya lalu lalang setiap hari di jalan desa.

 

Kehadiran truk-truk berkapasitas besar itu tak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga mengakibatkan kerusakan serius pada infrastruktur desa, terutama jalan dan jembatan.

 

Warga Suwaloh, Anto, mengungkapkan keresahannya. Ia menegaskan bahwa kerusakan tidak hanya dirasakan desa tetangga seperti Kemamang, melainkan jalan Desa Suwaloh sendiri kini ikut porak-poranda karena menjadi jalur distribusi truk tronton pengangkut pasir menuju rumah sang kades.

 

“Truk raksasa dan mobil molen itu setiap hari lewat. Jembatan desa sampai kayak gak kuat nahan beban. TPT nya juga ikut retak. Ini bukan cuma Desa Kemamang saja, Desa Suwaloh sendiri kena dampak,” keluh Anto, Sabtu (29/11/2025).

 

Pantauan warga, TPT yang ada dijalan Desa Suwaloh juga ada yang retak dan bergeser, sementara permukaan jalan mulai bergelombang dan berlubang. Padahal, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sedang fokus membenahi infrastruktur untuk memperlancar mobilitas warga dan ekonomi desa.

 

Namun, aktivitas kendaraan berat yang diduga terhubung dengan usaha Kepala Desa Suwaloh justru dinilai bertentangan dengan program besar pembangunan Pemkab Bojonegoro.

 

Warga menilai sang kades lebih mengutamakan aktivitas bisnis daripada menjaga fasilitas umum yang menjadi hak bersama.

 

Masyarakat kini berharap ada langkah tegas dari pihak berwenang agar kerusakan tidak semakin parah dan pembangunan yang telah diperjuangkan pemerintah tidak sia-sia hanya karena kepentingan pribadi pihak tertentu. (Redho)

This post was published on 30/11/2025 12:19 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Polsek Benai Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Talontam, (Setingkai) Dibakar untuk Cegah Operasi Kembali

Metro24, KUANTAN SINGINGI – Kepolisian Sektor (Polsek) Benai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di…

13 jam ago

Dr. Didi Sungkono, S.H., M.H.: “Tidak Boleh Oknum POLRI ‘Arogan’ Pukul Anak Buah, Ini Perbuatan Pidana, Harus diusut Secara Transparan.”

Metro24, SURABAYA -Dugaan penganiayaan yang menyeret nama Wakapolres Blitar terhadap ajudannya terus menjadi perhatian publik. Di tengah bantahan resmi dari…

23 jam ago

Polisi Cinta Petani, Bhabinkamtibmas Polsek Buduran Kawal Ketahanan Pangan Demi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Metro24, SIDOARJO – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polresta Sidoarjo melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah…

23 jam ago

Over Kapasitas 86 Persen, LPKAN Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat Lapas Nasional

Metro24, JAKARTA- 8 Juni 2026 DPP LPKAN INDONESIA menyatakan *STATUS DARURAT NASIONAL PEMASYARAKATAN*. Kondisi Lapas/Rutan Indonesia hari ini bukan lagi…

23 jam ago

Polisi dan Petani Tingkatkan Program Swasembada Jagung, Pantau Lahan Jagung Desa Kedungsukodani

Metro24, Sidoarjo -Komitmen Polresta Sidoarjo dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan kepada para petani. Salah satunya…

2 hari ago

Polres Gresik Terima 15 Taruna Akpol Angkatan 58, Kapolres Tekankan Penguatan Pengalaman Lapangan

Metro24, GRESIK - Polres Gresik resmi menerima 15 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita…

2 hari ago