News

Diduga Tertipu Transaksi Besi Rp1,6 Miliar, Pengusaha Mojokerto Laporkan Rekannya ke Polisi

Metro24, Depok — Seorang pengusaha jual beli besi asal Mojokerto, Jawa Timur, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan ke pihak kepolisian setelah mengalami kerugian hingga Rp1.656.000.000.

Laporan tersebut berkaitan dengan transaksi jual beli besi scrap dan pipa bekas yang diduga tidak pernah direalisasikan oleh pihak terlapor.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Bank BCA Kartini, Jalan Kartini, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin, 29 Juli 2024, sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurut keterangan korban, terlapor berinisial A.N. (Aulia Nuraini) merupakan orang yang telah dikenalnya sejak lebih dari satu tahun lalu. Korban diketahui memiliki usaha jual beli besi bernama UD Barokah yang berlokasi di Mojokerto, dan sebelumnya sempat beberapa kali melakukan transaksi dengan terlapor.

“Awalnya tidak ada kecurigaan karena sebelumnya sudah pernah menerima barang dari terlapor,” ujar korban dalam keterangannya.

 

Dalam kasus ini, terlapor menawarkan penjualan besi scrap dan pipa bekas yang diklaim berasal dari PT Amanah Arofah di wilayah Karawang, Jawa Barat, dengan estimasi jumlah sekitar 350 ton. Setelah melalui pembicaraan, kedua belah pihak sepakat dengan nilai transaksi sebesar Rp1,656 miliar.

 

Namun, setelah pembayaran dilakukan sesuai kesepakatan, hingga batas waktu yang dijanjikan barang tersebut tidak pernah diterima korban. Upaya korban untuk meminta kejelasan juga disebut tidak membuahkan hasil.

 

Merasa dirugikan secara materiil, korban akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian dengan dugaan pelanggaran Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan/atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak terlapor belum memberikan keterangan resmi, dan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut.

This post was published on 17/12/2025 5:51 am

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

1 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

6 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

7 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago