Pelalawan, Metro24.co.id – Gedung baru Poliklinik Terpadu RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan yang dibangun pada tahun anggaran 2020 dengan jumlah anggaran miliaran rupiah dari APBN merupakan fasilitas umum untuk pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Pelalawan. Dan layaknya sebagai tempat berobat tentu harus bersih,rapi,dan selalu ada petugas kebersihan.
Pada pukul 08.00 wib Petugas pelayanan Skrining mula-mula satu orang bertugas untuk melayani pasien yang datang satu persatu,sambil menunggu rekannya pada pelayanan diberlakukan pendaftaran dengan sistim meminta nomor antrian dari petugas.Jumat (29/9/2023).
Tak lama petugas mengatakan kepada pasien untuk meletakkan kartu berobat dan surat kontrol, karena harus mengisi data lagi lalu ia menyuruh untuk diletakkan menjadi satu tumpukan dan pasien disuruh duduk sambil menunggu namanya dipanggil kembali satu persatu.
Sementara pasien yang datang lebih awal malah harus menunggu sekitar setengah jam, lalu menyerahkannya di bagian pelayanan lanjutan, juga harus menunggu sekitar setengah jam baru menuju ruang tunggu sesuai ruangan dokter yang dituju.
“Silakan kumpulkan dimeja kartu berobatnya dan surat kontrolnya, dan tunggu namanya akan dipanggil nanti sesuai dengan nomor antrian,” ujar petugas pendaftaran.
Pada kesempatan itu, semua pasien menunggu panggilan berobat dari dokternya, tiba-tiba beberapa orang pasien ada yang mau ke kamar mandi sebagai fasilitas umum. Pada pintu Masuk kamar mandi terdapat tulisan toilet ini rusak.
Waktu bersamaan Kepala biro Media jurnalpolisi.co.id melihat kondisi fasilitas tersebut sangat mengerikan, bau yang menyengat, kotoran dilantai yang sudah menghitam dan airnya tersumbat, begitu juga mengamati di bagian atas kamar mandi terlihat plafon yang sudah rapuh dan rusak, di duga akibat ada yang bocor sehingga air hujan mengalir masuk.
Selain itu menimbulkan kekuatiran jika instalasi listrik yang dekat dengan lobang plafon yang rusak ketika terkena air hujan bisa mengakibatkan konslet listrik. Dan bahaya akan menimbulkan kebakaran pada gedung tersebut.
Setelah dikonfirmasi kepada Direktur RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan dr. Irna, melalui panggilan WhatsApp namun tidak diangkat.
Atas temuan ini sangat terkesan, kebersihan dan keamanan WC umum di pasar rakyat lebih terjamin kebersihannya. Untuk itu, pemerintah harus mengawasi dan memperhatikan Fasilitas Kesehatan di Poliklinik Terpadu RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Sangat besar anggaran untuk biaya pengadaan pembangunan gedung tersebut, maka dijaga dan diurus semaksimal mungkin agar uang negara tidak sia-sia dalam memenuhi kebutuhan masyarakat umum.
Sumber berita: jurnal Plori.co id.
Penulis : IUS.
Pewarta :UG.
This post was published on 04/10/2023 8:58 am
Metro24, SURABAYA - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Jawa Timur tahun 2026 dibuka secara transparan dimulai dengan…
Metro24, JAKARTA, 7 Juni 2026 - DPP LPKAN INDONESIA mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Komisi Pemberantasan Korupsi KPK yang menetapkan…
Metro24, SURABAYA - Pesilat ASAD cilik Rungkut Kidul menggelar latihan bersama yang diikuti remaja dan usia PAUD pada Minggu pagi…
Metro24, PASURUAN – Semangat kemanusiaan yang ditunjukkan Gerakan Masyarakat Peduli Kemanusiaan (GMPK) Pasuruan Raya patut mendapat apresiasi. Meski tanpa dukungan…
Metro24, Gresik, 6 Juni 2026 — Pengurus Harian DPD LDII Kabupaten Gresik melakukan silaturahim dengan jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI)…
Metro24, SIDOARJO -Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak melalui sekolah berbasis Islam, muncul sebuah pertanyaan…