News

Klarifikasi Tuduhan Terhadap Kepala Desa Gunung Kesiangan

Metro24, Kuantan Singingi— Beredarnya pemberitaan dari salah satu media online yang dinilai tidak berimbang dan cenderung menyudutkan sepihak, telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pemberitaan tersebut menuding Kepala Desa Gunung Kesiangan, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Firdaus, sebagai penadah emas ilegal.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Gunung Kesiangan Firdaus dengan tegas membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia menyayangkan adanya pemberitaan yang tidak mengedepankan prinsip keberimbangan dan konfirmasi, sehingga berpotensi menimbulkan fitnah serta mencederai nama baik pribadi maupun jabatan yang diembannya.

 

Sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Benai turut menyampaikan bantahan dan kekecewaan atas pemberitaan tersebut.

 

Suhar, tokoh masyarakat Kenegerian Siberakun, menegaskan bahwa tuduhan yang disampaikan melalui media online tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

 

“Apa yang diberitakan tidaklah seperti yang terjadi sebenarnya. Tuduhan itu sangat kami sesalkan,” ujarnya dengan nada kecewa.

 

Hal senada disampaikan Daut, pemilik warung sekaligus warga setempat. Ia membenarkan bahwa Firdaus merupakan Kepala Desa di Kecamatan Benai dan selama ini dikenal aktif berinteraksi serta berkoordinasi dengan personel Polsek Benai dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban desa.

 

Sementara itu, Beni Ardi, tokoh pemuda Kecamatan Benai, mengaku telah mempertanyakan kejelasan sumber berita tersebut. Namun menurutnya, narasumber yang digunakan tidak jelas dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.

 

“Sepertinya berita itu ditulis tanpa verifikasi yang matang, terkesan asal-asalan,” ungkapnya.

 

Dari kalangan organisasi pers, salah seorang anggota organisasi wartawan berinisial MY turut memberikan pandangannya. Ia menegaskan bahwa menuduh seseorang tanpa alat bukti yang kuat dapat berakibat fatal, baik bagi pihak yang dituduh maupun pihak yang menuduh.

 

“Fitnah bisa merusak reputasi dan kredibilitas seseorang, serta menimbulkan konflik dan keresahan di masyarakat,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, MY menilai bahwa tuduhan terhadap Kades FS sebagai penadah emas ilegal tanpa disertai bukti kuat berpotensi masuk dalam kategori fitnah.

 

“Masyarakat harus berhati-hati dalam menyikapi isu seperti ini. Pastikan informasi yang diterima akurat dan dapat dipertanggung jawabkan. Jangan menuduh seseorang tanpa bukti yang kuat, karena dampaknya bisa sangat serius,” tegasnya.

 

Pemberitaan tersebut diketahui muncul setelah adanya laporan terkait aktivitas penambangan emas ilegal di Desa Gunung Kesiangan.

 

“Masyarakat pada prinsipnya mendukung upaya penegakan hukum dan meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku penambangan emas ilegal sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun demikian, masyarakat juga berharap agar tidak ada pihak yang dikorbankan melalui pemberitaan yang tidak akurat dan tidak berimbang.

 

 

Redaksi

This post was published on 15/01/2026 4:17 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung di Desa Langsat Hulu, Dukung Swasembada Pangan 2026

Metro24, KUANTAN SINGINGI – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional dan mewujudkan Swasembada Pangan Tahun 2026, personel Polsek Benai…

14 jam ago

Aliansi Madura Indonesia Datangi Kantor DPD PAN, Soroti Dugaan Pemotongan Anggaran Reses dan Desak Audit

Metro24, Surabaya – Aliansi Madura Indonesia (AMI) mendatangi kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menyampaikan aspirasi…

17 jam ago

Polisi Cinta Petani, Kanit Binmas Polsek Buduran Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Warga Sukorejo

Metro24, SIDOARJO – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Polsek Buduran Polresta Sidoarjo melalui kedekatan dan pendampingan…

22 jam ago

Polsek Benai Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Talontam, (Setingkai) Dibakar untuk Cegah Operasi Kembali

Metro24, KUANTAN SINGINGI – Kepolisian Sektor (Polsek) Benai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di…

1 hari ago

Dr. Didi Sungkono, S.H., M.H.: “Tidak Boleh Oknum POLRI ‘Arogan’ Pukul Anak Buah, Ini Perbuatan Pidana, Harus diusut Secara Transparan.”

Metro24, SURABAYA -Dugaan penganiayaan yang menyeret nama Wakapolres Blitar terhadap ajudannya terus menjadi perhatian publik. Di tengah bantahan resmi dari…

2 hari ago

Polisi Cinta Petani, Bhabinkamtibmas Polsek Buduran Kawal Ketahanan Pangan Demi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Metro24, SIDOARJO – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polresta Sidoarjo melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah…

2 hari ago