News

Dipinjam untuk Bekerja, Mobil Warga Purwosari Diduga Digelapkan Teman Sendiri

Metro24, PASURUAN – Kasus dugaan penggelapan mobil dilaporkan ke Polres Pasuruan. Seorang warga Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, harus menempuh jalur hukum setelah mobil miliknya diduga digelapkan oleh teman dekatnya sendiri.

 

 

 

Korban diketahui bernama Lukito Wahyudi, yang akrab disapa Baret. Ia melaporkan dugaan penggelapan satu unit mobil Daihatsu Ayla dengan nomor polisi W 1559 SB, yang sebelumnya dipinjam oleh terlapor berinisial SL, warga Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

 

 

Menurut keterangan korban, mobil tersebut awalnya dipinjam oleh SL dengan alasan untuk keperluan bekerja. Namun, setelah lebih dari dua bulan, mobil tidak kunjung dikembalikan. Upaya korban untuk menghubungi terlapor juga tidak membuahkan hasil, baik melalui telepon maupun dengan mendatangi rumah terlapor.

 

 

 

“Awalnya saya percaya karena dia teman baik. Tapi setelah dua bulan saya butuh mobil, dihubungi tidak bisa dan ke rumahnya juga tidak ketemu,” ujar Lukito.

 

 

Merasa dirugikan, Lukito akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Pasuruan. Laporan itu tercatat dengan nomor LPM/48/I/2026/SPKT POLRES PASURUAN. Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp85 juta.

 

 

 

“Saya sudah lapor ke polisi dan berharap mobil saya bisa segera kembali,” tambahnya.

 

 

Dalam proses pelaporan, korban didampingi oleh Akhmad Roziq (Erik) selaku Ketua LSM Trinusa DPC Pasuruan Raya, serta Anis Dahniar dari YLBH Sakera.

 

 

Erik menyatakan pihaknya mendukung penuh langkah hukum yang ditempuh korban dan meminta aparat penegak hukum segera bertindak.

“Kami mendukung korban dan meminta APH segera menangkap terlapor. Kami akan memantau perkembangan kasus ini agar keadilan benar-benar ditegakkan,” tegasnya.

 

 

Sementara itu, Anis Dahniar juga mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kami berharap polisi segera mengambil langkah tegas dan profesional dalam menangani dugaan penggelapan ini,” ujarnya.

 

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan terlapor atau memiliki informasi terkait kasus ini agar segera melapor kepada pihak berwajib.

(Redho,)

This post was published on 28/01/2026 1:38 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Polresta Sidoarjo Terima Silaturahmi GP Ansor, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Metro24, SIDOARJO -Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing didampingi Wakapolresta dan pejabat utama menerima kunjungan silaturahmi pengurus GP Ansor Sidoarjo,…

2 jam ago

Kapolres Gresik Hadiri Halal Bihalal MUI, Perkuat Kolaborasi dengan Ulama

Metro24, GRESIK - Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang digelar bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, Kamis (2/4/2026).…

3 jam ago

Vonis 2 Bulan, Nyawa Melayang AMI Sebut Pengadilan Negeri Surabaya Gagal Total*

Metro24, Surabaya - Putusan kontroversial Pengadilan Negeri Surabaya yang hanya menjatuhkan hukuman dua bulan penjara terhadap pelaku kecelakaan lalu lintas…

8 jam ago

Polresta Sidoarjo Dorong Swasembada Pangan, Lahan Jagung di Balongbendo Siap Panen

Metro24, SIDOARJO -Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus digencarkan Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing melalui Polsek jajaran. Salah…

1 hari ago

Aksi Cepat Satlantas Polres Gresik Padamkan Motor Terbakar di Depan Terminal Bunder

Metro24, GRESIK – Respons cepat ditunjukkan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik saat membantu memadamkan kebakaran sepeda motor di…

1 hari ago

Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah, Polisi Sidoarjo Masifkan Patroli Jaga Kamtibmas

Metro24, SIDOARJO -Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat situasi geopolitik di Timur Tengah, Polresta Sidoarjo…

1 hari ago