News

Satu Kuintal Lebih Beras Bansos Tahun 2025 Belum Disalurkan Oleh Pemdes Gedangrowo

Metro24, SIDOARJO – Bansos beras tahun 2025 sekitar satu kuintal lebih yang belum disalurkan ke warga dan tersimpan di salah satu ruangan balai desa Gedangrowo Kecamatan Prambon akhirnya raib tanpa kejelasan, Selasa, 27 Januari 2026.

 

Beras bansos yang harusnya tersalurkan pada tahun 2025 akhirnya diungkap oleh salah satu warga Gedangrowo sebut saja Robert mengatakan ke awak media bahwa bantuan beras 10 kg yang harusnya disalurkan ke Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Desa Gedangrowo pada tahun 2025 ternyata masih disimpan oleh Pemerintah Desa Gedangrowo.

 

” Saya melihat sendiri mas, Rabu, 21 Januari 2026 beras bansos 10 kg tersebut ada di salah satu ruangan balai desa, ada sekitar 10 karung lebih,”ungkap Robert.

 

Robert tambahkan bahwa beras bansos tersebut memang sengaja disimpan dan tidak disalurkan.

” Saya tidak tahu, mau dikemanakan beras itu, kalaupun disalurkan harusnya pada tahun 2025 lalu, ini kan sudah lewat tahun,”tambahnya.

 

Secara terpisah, Minggu, 25 Januari 2026 awak media menghubungi Kepala Desa Gedangrowo Slamet melalui sambungan whatsapp-nya terkait beras bansos 10 kg yang belum diterima oleh warga

 

” Mohon maaf mas, saya masih belum dapat info terkait beras bansos tersebut mohon waktu saya koordinasi dulu dengan pak Modin,”balas Slamet.

 

10 menit kemudian, Slamet menanggapi terkait beras bansos yang ada di ruangan balai desa.

” Memang belum diserahkan mas,ada 12 orang karena data penerima bansos ada yang meninggal dan ada yang sudah tidak layak menerima bansos karena orangnya secara ekonomi sudah mampu, dulu sudah kami buatkan berita acara untuk warga yang meninggal dan tidak layak untuk dialihkan,kalau mau melihat berita acaranya silahkan hari Senin ke balai desa” kata Slamet.

 

Saat awak media mendatangi balai desa Simogirang Senin, 26 Januari 2026 ternyata beras bansos yang disimpan disalah satu ruangan balai desa tersebut sudah tidak ada. Dan berita acara yang dijanjikan oleh Kepala Desa Gedangrowo juga tidak bisa didapatkan karena Kades tidak ada ditempat sedang acara di luar. (bersambung)

This post was published on 28/01/2026 1:43 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

2 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

7 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

9 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago