News

Penyebaran Foto di Grup Vanguard Jadi Sorotan, Pemred Datacyber.id Siap Tempuh Jalur Hukum ke Polrestabes Surabaya

Metro24, SURABAYA – Dugaan penyebaran foto tanpa izin di sebuah grup WhatsApp wartawan bernama Vanguard menjadi sorotan publik. Seorang yang disebut-sebut sebagai Pemimpin Redaksi media online Mimbar-Demokrasi.com berinisial Z diduga telah mengunggah sebuah foto ke dalam grup tersebut, yang di dalamnya terdapat Pemimpin Redaksi Datacyber.id.

 

 

Peristiwa ini menimbulkan dampak serius secara personal. Pasalnya, foto yang tersebar di grup wartawan Surabaya itu kemudian diketahui oleh istri Pemimpin Redaksi Datacyber.id. Melihat foto tersebut, sang istri tersulut emosi hingga hampir terjadi pertengkaran rumah tangga.

 

Pemimpin Redaksi Datacyber.id menilai tindakan penyebaran foto tersebut telah melanggar etika profesi jurnalistik serta berpotensi melanggar hukum, khususnya terkait privasi dan pencemaran nama baik.

 

“Foto itu disebarkan tanpa izin dan tanpa konteks yang jelas.

 

Akibatnya sangat merugikan saya secara pribadi dan keluarga. Ini bukan sekadar persoalan grup, tapi sudah menyentuh ranah hukum,” ujar Pemimpin Redaksi Datacyber.id kepada wartawan, kamis  (30/1/2026).

Ia menegaskan, unggahan yang diduga dilakukan oleh Z di grup Vanguard tersebut bukan hanya memicu kegaduhan di kalangan wartawan, tetapi juga berdampak langsung terhadap keharmonisan rumah tangganya.

“Saya sangat menyayangkan tindakan yang tidak profesional ini.

 

Grup wartawan seharusnya menjadi ruang diskusi kerja, bukan tempat menyebarkan foto yang bisa menimbulkan fitnah dan konflik pribadi,” tegasnya.

 

Atas kejadian itu, Pemimpin Redaksi Datacyber.id menyatakan akan menempuh jalur hukum. Dalam waktu dekat, pihaknya berencana melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Surabaya serta Polda Jawa Timur agar mendapat kepastian hukum.

 

“Kami sedang menyiapkan bukti-bukti berupa tangkapan layar, saksi, serta kronologi lengkap. Laporan resmi akan segera kami layangkan agar masalah ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

 

Ia juga mengingatkan seluruh insan pers agar lebih bijak dalam menggunakan media komunikasi, terutama grup wartawan yang seharusnya dijaga profesionalismenya.

 

“Pers harus menjunjung tinggi etika, bukan justru menciptakan kegaduhan. Kami ingin kejadian ini menjadi pelajaran bersama agar tidak terulang kembali,” tambahnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak yang disebut berinisial Z belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penyebaran foto tersebut. Redaksi masih membuka ruang hak jawab guna menjaga prinsip keberimbangan informasi.

 

Kasus ini pun menjadi perhatian di kalangan jurnalis Surabaya, mengingat pentingnya menjaga integritas, etika, serta profesionalisme dalam dunia pers yang semakin terbuka di era digital. ( Red)

This post was published on 29/01/2026 5:42 am

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

2 menit ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

5 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

6 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago