News

Dr.dr Andre Yulius Ungkapkan Kenangan Bersama Almarhum Adi Sutarwijono Selama Menjadi Ketua DPRD Kota Surabaya 

Metro24, Surabaya – Ketua DPRD Kota Surabaya periode 2019–2024 dan 2024–2029, Dominikus Adi Sutarwijono, S.I.P, meninggal dunia pada hari Selasa 10 Februari 2026, sosok yang selama ini dikenal sebagai pemimpin yang merakyat, bersahaja, dan penuh dedikasi itu kini telah berpulang, meninggalkan jejak panjang pengabdian bagi pembangunan Kota Pahlawan.

 

Dalam wawancara eksklusif dengan awak media, Dr.dr Andre Yulius menuturkan bahwa wafatnya Dominikus Adi Sutarwijono merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga besar PDI Perjuangan, tetapi juga bagi seluruh warga Surabaya.

 

“Kami sangat berduka atas kepergian beliau,almarhum adalah sosok pemimpin yang bekerja dengan hati dan mengabdikan hidupnya untuk kepentingan rakyat. Dedikasi dan integritasnya menjadi teladan bagi kami semua,” ungkap Dr.dr. Andre Yulius

 

Menurutnya, selama menjabat sebagai Ketua DPRD Surabaya, Dominikus dikenal sebagai figur yang konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia tidak hanya menjalankan fungsi legislatif, tetapi juga aktif turun langsung ke lapangan untuk mendengar kebutuhan warga.

 

Dr.dr.Andre Yulius menilai kepemimpinan almarhum ditandai oleh komitmen kuat terhadap transparansi, dialog, dan kebersamaan. Berbagai kebijakan yang lahir di bawah kepemimpinannya dinilai membawa dampak positif bagi pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat.

 

“Beliau selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Sikap rendah hati dan keterbukaannya membuat beliau dicintai masyarakat. Semangat pengabdiannya akan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda,” tambahnya.

 

Lebih lanjut,Dr. dr. Andre menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa duka.

 

Wafatnya Dominikus Adi Sutarwijono meninggalkan kekosongan besar di panggung politik Surabaya. Banyak pihak mengenang almarhum sebagai jembatan aspirasi rakyat yang mampu merangkul berbagai elemen masyarakat tanpa sekat.

 

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai penjuru. Karangan bunga dan doa menjadi simbol penghormatan terakhir bagi seorang pemimpin yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri untuk pelayanan publik

 

Kepergian almarhum menjadi pengingat bahwa pengabdian sejati kepada masyarakat adalah warisan paling berharga yang dapat ditinggalkan seorang pemimpin. Meski raga Dominikus Adi Sutarwijono telah tiada, nilai-nilai perjuangan, ketulusan, dan semangat melayani yang ia tanamkan diyakini akan terus hidup dalam perjalanan pembangunan Surabaya.

 

Bagi banyak orang, almarhum bukan sekadar pejabat publik, melainkan sosok sahabat rakyat yang kehadirannya selalu membawa harapan. Kini, Surabaya mengenangnya dengan doa dan rasa terima kasih atas dedikasi yang tak ternilai.

(Redho)

This post was published on 12/02/2026 12:37 am

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

1 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

6 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

7 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago