News

Jelajah Masjid Nusantara Diluncurkan, Program Masjid Nusantara 2026 Perkuat Peran Masjid di Pelosok Negeri

Metro24, Jakarta, 11 Februari 2026 – Jelajah Masjid Nusantara (JMN 7) resmi diluncurkan sebagai bagian dari Program Masjid Nusantara 2026 yang berfokus pada penguatan peran masjid di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah tertinggal dan pelosok.

 

Launching yang digelar di PIC Creative Space, Jakarta, ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan penggerak dakwah. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., turut memberikan dukungan atas sinergi Masjid Nusantara dengan Kemendes PDT dalam mendorong pembangunan berbasis komunitas desa melalui masjid.

 

CEO Masjid Nusantara, Pras Purworo, M.M., menegaskan bahwa Jelajah Masjid Nusantara merupakan gerakan berkelanjutan untuk menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Pras menyampaikan apresiasi khusus kepada Pak Nur atas pendampingan dan bimbingan yang konsisten diberikan.

 

“Program Masjid Nusantara 2026 dapat berjalan dengan baik berkat arahan dan pendampingan Pak Nur. Beliau menjaga agar gerakan ini tetap fokus pada misi memakmurkan masjid sebagai pusat peradaban,” ujar Pras.

 

Melalui program ini, Masjid Nusantara menargetkan penguatan manajemen masjid, pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, serta kolaborasi lintas sektor agar dampaknya berkelanjutan dan terukur.

 

Sebagai penutup, Ir. Kusnadi Ikhwani, M.M., menyampaikan refleksi mendalam dengan mengutip pesan KH Imam Zarkasyi :

 

“Andaikata muridku tinggal satu, akan tetap kuajar. Yang satu ini sama dengan seribu. Kalaupun yang satu ini pun tidak ada, aku akan mengajar dunia dengan pena.”

 

Menurutnya, semangat tersebut telah terbukti melalui Masjid Darussalam Gontor yang mampu mencetak ulama dan pemimpin yang tersebar di seluruh dunia.

 

“Masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi pusat kaderisasi peradaban. Dari satu masjid yang dikelola dengan visi besar, lahir dampak yang mendunia,” tutup Kusnadi.

 

Dengan peluncuran ini, Program Masjid Nusantara 2026 diharapkan semakin memperluas peran strategis masjid dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berakhlak.

(Redho)

This post was published on 12/02/2026 3:34 am

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

15 menit ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

5 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

6 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago