News

Menyambut bulan suci Ramadhan, BNNK Kuantan Singingi laksanakan Deteksi Dini melalui Tes Urine di Hunian Kos-kosan dan penginapan di wilayah teluk kuantan.

Metro24, Kuantan Singingi – TELUK KUANTAN – Dalam upaya menciptakan suasana kondusif dan bersih dari penyalahgunaan narkotika menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuantan Singingi menggelar aksi deteksi dini secara mendadak.

 

Kegiatan berupa tes urine ini menyasar lingkungan masyarakat, mulai dari hunian tetap, rumah kos, hingga penginapan di wilayah Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Jumat (13/02/26).

 

Operasi ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Tim Pemberantasan, serta Tim Rehabilitasi BNNK Kuantan Singingi.

 

Langkah Preventif Menjelang Bulan Suci

Kepala BNNK Kuantan Singingi, AKBP Usril, S.H., M.H., yang memimpin langsung jalannya kegiatan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen serius dalam mewujudkan Kabupaten Kuantan Singingi yang bersih dari narkoba (Bersinar).

“Kegiatan ini sengaja kami laksanakan menjelang Ramadan 1447 H. Tujuannya jelas, kita ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, nyaman, dan dalam lingkungan yang bersih dari pengaruh buruk narkotika,” ujar AKBP Usril.

 

Dalam giat tersebut, tim menyisir beberapa titik strategis di wilayah Teluk Kuantan yang disinyalir memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap penyalahgunaan narkoba. Petugas melakukan pengecekan identitas serta meminta para penghuni kos dan penginapan untuk melakukan tes urine di tempat.

 

Menurut AKBP Usril, deteksi dini melalui tes urine di area hunian dan penginapan sangat krusial karena lokasi-lokasi tersebut seringkali luput dari pengawasan ketat masyarakat sekitar. Dengan adanya kehadiran petugas, diharapkan muncul efek jera sekaligus kesadaran kolektif untuk menjauhi narkoba.

 

“Dari hasil tes urine yang dilakukan di lapangan, kami mendapati 7 orang positif menggunakan zat narkotika. Rinciannya terdiri dari 3 orang laki-laki dan 4 orang perempuan,” ungkap AKBP Usril.

 

Ketujuh orang tersebut kemudian diarahkan untuk mengikuti prosedur pemeriksaan lebih lanjut oleh tim rehabilitasi dan pemberantasan guna menentukan langkah penanganan berikutnya, baik melalui proses hukum maupun rehabilitasi medis.

This post was published on 13/02/2026 2:50 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Polresta Sidoarjo Dorong Swasembada Pangan, Lahan Jagung di Balongbendo Siap Panen

Metro24, SIDOARJO -Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus digencarkan Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing melalui Polsek jajaran. Salah…

19 jam ago

Aksi Cepat Satlantas Polres Gresik Padamkan Motor Terbakar di Depan Terminal Bunder

Metro24, GRESIK – Respons cepat ditunjukkan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik saat membantu memadamkan kebakaran sepeda motor di…

19 jam ago

Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah, Polisi Sidoarjo Masifkan Patroli Jaga Kamtibmas

Metro24, SIDOARJO -Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat situasi geopolitik di Timur Tengah, Polresta Sidoarjo…

23 jam ago

Respons Cepat Satpolairud Polres Gresik Bantu Evakuasi Jasad Lansia di Dermaga Pelabuhan Petro

Metro24, GRESIK - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Gresik bergerak cepat mengevakuasi jasad seorang pria lanjut usia yang…

1 hari ago

Bapanas RI dan Satgas Pangan Polres Gresik Sidak Pasar, Harga Bapokting Stabil

Metro24, GRESIK - Untuk menjaga stabilitas harga pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI bersama Satgas Pangan Polres Gresik melakukan sidak…

1 hari ago

Menagih Taring Polres Bangkalan: Skandal Penipuan Pekerja Migran Jalur ‘Siluman’ Korea Harus Diusut Tuntas!

Metro24, BANGKALAN-Praktik eksploitasi ekonomi bermodus penyaluran Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali mencoreng citra Kabupaten Bangkalan. Seorang warga berinisial SF kini…

1 hari ago