News

FATONI NUR RACHMAN Pemilik DAPUR SPPG KASIMAN 1 Serta PIMPINAN YAYASAN JAYA CAHAYA LESTARI DI LAPORKAN POLISI

Metro24, Blora– Sungguh na’as nasib yang di alami oleh (DAN) niat mengais rezeki malah berujung Tertipu oleh Pemilik Dapur SPPG KASIMAN 1 Fatoni nur Rachman sekaligus Pimpinan YAYASAN JAYA CAHAYA LESTARI.

 

Kasus ini Bermula tanggal 04 Desember 2025 (DAN) Mentrasfer sejumlah Uang senilai 50 juta rupiah di bank BNI cabang CEPU kota Blora Ke nomor rekening 2333319912 atas nama Fatoni nur rachman, alih alih uang 25 juta yang di gunakan untuk menggadai mobil pickup Milik Fatoni nur Rachman akan tetapi sampai saat ini Mobil tersebut tidak di berikan oleh Fatoni Nur rachman kepada (DAN) Sedangkan 25 juta lagi untuk deposit menjadi suplayer bahan pangan, akan tetapi DAN tidak menjadi Suplayer tetapi Pekerja di SPPG kasiman 1 dan Kerugian Yang di alami 50 juta rupiah.

 

Sa’at DAN menanyakan Perihal Mobil tersebut Fatoni Nur Rachman selalu berkelit,dan beralasan Ada mobilnya,Bisa di ambil di Dapur SPPG KASIMAN 1, saat itu juga DAN langsung Bergegas menuju Dapur SPPG KASIMAN 1, ternyata Mobil Tersebut tidak ada,Alasan Fatoni Di pakai Ke Surabaya,malah terkejutnya DAN di suruh ambil Mobil Sewaan oleh Fatoni DAN melonak itu.

 

 

Atas kejadian tersebut (DAN) beserta Penasehat Hukumnya Sempat menemui Fatoni Nur Rachman untuk mediasi pada hari Rabu tanggal 04 februari 2026 terkait kendala yang di alami oleh DAN,sempat menemukan titik temu akan tetapi Fatoni tidak koperaktif atau ingkar atas pernyataan yang dia tandatangani dengan sadar.

 

Akhirnya Oleh sebab kejadian tersebut di atas (DAN) Beserta Penasehat Hukumnya Melaporkan Peristiwa tersebut Di kepolisian Sektor CEPU Polres BLORA Poda JAWATENGAH Dengan nomor STPLP/22/II/2026/SPKT/SEK CEPU/RES BLORA/POLDA JATENG.

 

Penasehat Hukum Korban R.Ferinando S.H Mengatakan, Seharusnya Hal ini tidak perlu terjadi jika Terlapor Fatoni Nur Rachman Segera Menyelesaikan Dangan Mengembalikan uang Klien Kami Karena Uang Yang Di Kuasai Oleh Fatoni Itu adalah Uang HUTANG klien kami.

 

Kasus Yang di alami Klien Kami Jelas Sekali Murni Tindakan Pidana,Klien Kami memberikan uang senilai 50 juta rupiah namun tidak dapat apa yang di janjikan oleh Terlapor Fatoni Nur Rachman,Untuk itu Kami selaku Kuasa Hukum Mohon Atensi dan Perhatian Pimpinan POLRI,KAPOLDA JAWA TENGAH,KAPOLRES BLORA,SERTA KAPOLSEK CEPU untuk segera menyelesaikan dan melakukan tindakan tegas perkara ini,sehingga Korban Sebagai Pihak yang di rugikan HAKnya bisa kembali serta kepercayaan publik terhadap institusi POLRI juga semakin Baik kedepannya.

 

Mari kita lihat saja Perkembangan selanjutnya, saya percaya POLSEK CEPU POLRES BLORA PODA JAWA TENGAH Pasti bisa memberikan Penanganan dan menyelesaikan perkara ini secara Optimal. @RED Bersambung…..(Red)

This post was published on 16/02/2026 8:23 am

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

7 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

12 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

13 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

2 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

2 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

2 hari ago