News

Hasil Poling Grup WA Jadi Sorotan, Dr. dr. Andre Yulius, M.H.: Jangan Lagi Tergiur Money Politics Saat Memilih Pemimpin

Metro24,SIDOARJO -Hasil poling yang beredar di grup WhatsApp SMS memantik perhatian publik. Dalam poling tersebut, muncul berbagai tanggapan terkait kepemimpinan Bupati Sidoarjo, Subandi. Menanggapi hal itu, Dr. dr. Andre Yulius, M.H., yang dikenal masyarakat dengan sebutan “dokter rakyat”, menyampaikan rasa kecewa dan ketidakpuasannya terhadap jalannya pemerintahan saat ini.

 

Dalam keterangannya, Dr. Andre menilai bahwa suara yang muncul dalam poling tersebut bukan sekadar opini biasa, melainkan cerminan kegelisahan sebagian masyarakat yang menginginkan perubahan nyata. Ia menyebut, kepemimpinan daerah seharusnya mampu menghadirkan sistem pemerintahan yang berjalan efektif, responsif, dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.

 

“Kesejahteraan rakyat sangat bergantung pada sistem pemerintahan yang dibangun oleh pemimpinnya. Jika sistemnya tidak berjalan dengan baik, tidak memiliki arah yang jelas, dan tidak mampu berbuat apa-apa, maka harapan masyarakat untuk hidup lebih sejahtera akan sulit terwujud,” tegasnya.

 

Menurutnya, jabatan publik bukanlah sekadar simbol kekuasaan, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan. Ia mengingatkan bahwa ketika pemimpin lebih mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

 

Lebih jauh, Dr. Andre juga menyoroti fenomena money politics yang masih kerap terjadi dalam setiap momentum pemilihan. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan tidak lagi tergiur dengan iming-iming materi sesaat.

 

“Ke depan, masyarakat tolong jangan memilih hanya karena uang. Pilihlah pemimpin yang memiliki figur yang tepat, integritas yang kuat, kemampuan yang nyata, serta komitmen untuk membangun kesejahteraan rakyat,” ujarnya dengan nada serius.

 

Dr. Andre berharap, masyarakat Sidoarjo semakin kritis dalam menilai rekam jejak, program kerja, dan kapasitas calon pemimpin. Baginya, pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu membangun sistem yang kuat, bekerja nyata, serta hadir memberikan solusi, bukan hanya tampil dalam seremoni tanpa perubahan berarti

 

Pernyataan ini pun menjadi refleksi bersama bahwa suara rakyat adalah fondasi utama dalam demokrasi. Ketika rakyat cerdas dan berani menentukan pilihan berdasarkan hati nurani serta pertimbangan rasional, maka peluang lahirnya kepemimpinan yang membawa perubahan positif akan semakin besar.

 

Di tengah dinamika politik daerah, pesan yang disampaikan “dokter rakyat” ini menjadi pengingat penting: kesejahteraan masyarakat bukanlah janji kosong, melainkan hasil dari kepemimpinan yang visioner, berintegritas, dan benar-benar bekerja untuk rakyat.

 

(Redho)

This post was published on 21/02/2026 3:10 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

1 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

6 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

7 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago