Lingkungan

ketidakharmonisan antara Bupati dan Wakil Bupati. Dinamika politik di Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi perhatian publik

Metro24, Sidoarjo | Dinamika politik di Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi perhatian publik setelah mencuat isu ketidakharmonisan antara Bupati dan Wakil Bupati. Perbedaan pandangan dalam tata kelola pemerintahan disebut berkembang menjadi perbincangan luas, meski hingga kini belum ada pernyataan resmi dari kedua pimpinan daerah tersebut (22/2/2026).

 

Sejumlah sumber di lingkungan pemerintahan daerah mengindikasikan adanya perbedaan perspektif dalam proses pengambilan kebijakan strategis. Namun, informasi tersebut masih menunggu klarifikasi langsung dari pihak terkait. Dalam kerangka asas praduga tak bersalah, publik diimbau menyikapi isu ini secara proporsional dan tidak membangun kesimpulan tanpa konfirmasi.

 

Perhatian kemudian tertuju pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sidoarjo yang dinilai memiliki fungsi pengawasan dan mediasi dalam menjaga stabilitas pemerintahan daerah. Sebelumnya, Aliansi Laskar Jenggolo yang terdiri dari 11 organisasi kemasyarakatan dan LSM menggelar aksi unjuk rasa dan diterima audiensi oleh DPRD pada Selasa, 10 Februari 2026.

 

Dalam audiensi tersebut, tercapai kesepakatan tertulis yang ditandatangani perwakilan aliansi dan pimpinan DPRD sebagai bentuk komitmen menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Aliansi mendorong DPRD agar menjalankan fungsi pengawasan secara optimal serta memastikan tata kelola pemerintahan berjalan transparan dan akuntabel.

 

Ketua Presidium Aliansi Peduli Sidoarjo, Bramada Pratama Putra, S.H., CPLA., dalam pernyataannya menyebut pihaknya menyiapkan aksi lanjutan dengan estimasi massa sekitar 1.000 orang. Ia bahkan menyampaikan pernyataan simbolik akan “menggembok” kantor DPRD sebagai bentuk kritik terhadap lembaga tersebut yang dinilai belum maksimal dalam menjembatani konflik politik yang berkembang.

 

Pernyataan tersebut dipahami sebagai ekspresi kekecewaan. Sejumlah tokoh masyarakat mengingatkan agar setiap penyampaian aspirasi tetap dilakukan melalui mekanisme yang sah, tertib, dan tidak bertentangan dengan ketentuan hukum. Stabilitas politik lokal dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pelayanan publik dan pembangunan daerah.

 

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak eksekutif maupun DPRD masih dilakukan guna memperoleh penjelasan berimbang. Klarifikasi terbuka dari seluruh pihak diharapkan mampu meredam spekulasi serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.

 

Publik menanti langkah konkret dan komunikasi yang konstruktif agar dinamika politik di Sidoarjo tetap berada dalam koridor demokrasi dan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

This post was published on 22/02/2026 3:51 pm

Admin Metro24

Recent Posts

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

2 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

3 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago

Aliansi Madura Indonesia Kecam Sikap Cuek Bupati dan Dinas PUPR Bangkalan Soal Makam Pahlawan yang Terbengkalai

​metro24,BANGKALAN — Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari…

2 hari ago