News

Semua Bisa Umroh.Tugas Kita Memantaskan, Bukan Memastikan.

Metro24, SURABAYA -Banyak orang merasa umroh adalah ibadah bagi mereka yang mapan secara finansial atau sudah siap secara total. Sebagian lagi menunda karena merasa belum pantas, belum cukup ilmu, atau belum cukup amal. Padahal, pintu umroh selalu terbuka bagi siapa saja yang dipanggil Allah. Yang menjadi tugas manusia bukan memastikan keberangkatan, tetapi memantaskan diri untuk diundang.

 

“Semua orang bisa umroh, tetapi tidak semua orang dipanggil. Tugas kita bukan memastikan berangkat, melainkan memantaskan diri agar layak diundang,” ujar Evi Indriyani salah satu jamaah Samira Travel Jatim yang dibimbing oleh Ustadz Nafi Unnas. Beliau tidak hanya berangkat sendiri, namun Allah izinkan Bersama 8 anggota keluarganya.

 

Menurutnya, banyak jamaah yang berangkat dengan kondisi sederhana, bahkan secara ekonomi terbatas. Namun karena niat tulus dan usaha sungguh-sungguh, Allah mudahkan jalan mereka. Ada yang menabung bertahun-tahun, ada yang mendapat rezeki tak terduga, ada yang berangkat dari hadiah anak, bahkan ada yang diundang mendadak. Semua itu menunjukkan bahwa umroh bukan semata urusan kemampuan manusia, tetapi kehendak Allah.

 

Memantaskan diri dimulai dari memperbaiki niat. Umroh bukan untuk pamer foto di depan Ka’bah, bukan untuk status sosial, bukan pula untuk sekadar jalan-jalan. Umroh adalah perjalanan hati menuju Allah. Niat yang lurus akan mengundang keberkahan, bahkan sebelum kaki melangkah ke Tanah Suci.

 

Selain niat, memantaskan diri berarti memperbaiki ibadah harian. Shalat tepat waktu, menjaga lisan, menunaikan amanah, memperbanyak sedekah, dan memperbaiki hubungan dengan sesama. Sebab perjalanan umroh bukan hanya fisik, tetapi perjalanan ruhani. “Kalau ingin dipanggil Allah ke Tanah Suci, perbaiki dulu hubungan dengan Allah dan manusia. Itu bentuk kita memantaskan diri,” kata alumni Pesantren Darussalam Gontor tersebut.

 

Sebagai dosen di UIN Sunan Ampel Surabaya, ia menambahkan bahwa ilmu juga bagian dari memantaskan diri. Jamaah yang belajar manasik dengan sungguh-sungguh akan lebih khusyuk saat ibadah. Mereka memahami makna thawaf, sa’i, dan doa-doa yang dipanjatkan. Ilmu membuat ibadah tidak sekadar ritual, tetapi kesadaran mendalam.

 

Dalam pengalamannya membimbing jamaah bersama Samira Travel, ia melihat banyak kisah mengharukan. Ada tukang becak yang akhirnya bisa umroh, ada ibu rumah tangga yang berangkat setelah puluhan tahun menabung recehan, ada pemuda yang berangkat setelah memperbaiki hidupnya. Semua kisah itu menunjukkan bahwa panggilan Allah tidak melihat status, tetapi kesungguhan.

 

“Jangan tanya kapan berangkat, tapi tanyakan apakah kita sudah pantas diundang,” ujarnya. Menurutnya, jika Allah belum memanggil, mungkin ada yang perlu diperbaiki dalam diri. Bukan putus asa, tetapi memperbaiki diri dengan sabar.

 

Karena itu, siapa pun bisa umroh. Tidak harus kaya, tidak harus sempurna, tidak harus menunggu tua. Yang dibutuhkan adalah hati yang rindu dan usaha yang tulus. Ketika manusia memantaskan diri, Allah yang memastikan jalannya. Umroh bukan hanya perjalanan menuju Makkah, tetapi perjalanan menuju kerendahan hati. Dan ketika hati sudah siap, undangan Allah akan datang pada waktu yang paling tepat.

(Redho)

This post was published on 24/02/2026 1:00 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Ratusan Jamaah Jatim Ikuti Manasik Haji , Siap Berangkat ke Tanah Suci

Metro24, Surabaya — Ratusan calon jamaah haji khusus asal berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti kegiatan manasik haji yang diselenggarakan…

7 jam ago

Satreskrim Polres Gresik Ringkus Pelaku Pembacokan di Menganti yang Kabur ke Malang

Metro24, GRESIK - Satreskrim Polres Gresik berhasil meringkus pelaku pembacokan di wilayah Menganti, Kabupaten Gresik, yang sempat melarikan diri ke…

7 jam ago

Penangkapan Sebelum Laporan Polisi, Kuasa Hukum Sebut Kasus Wartawan Amir Cacat Hukum Total

Metro24, Mojokerto, - Sidang Praperadilan perkara Wartawan Amir Asnawi memasuki tahap Krusial setelah Kuasa Hukum Pemohon, Advokat Rikha Permatasari, secara…

22 jam ago

Berawal dari Keluhan Pasien, Bidan Afita Soroti Pentingnya Skincare Aman untuk Bumil dan Busui

Metro24, MALANG – Tidak sedikit ibu mengalami masalah kulit berupa jerawat saat hamil dan setelah melahirkan. Kondisi ini seringkali menurunkan…

1 hari ago

Wabup Mimik Idayana Dinyatakan Lulus dan Meraih Gelar Sarjana Administrasi Publik di Unitomo

Metro24, SIDOARJO -Momentum Yudisium Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya Semester Ganjil 2025/2026 berlangsung penuh khidmat dan makna,…

1 hari ago

Ketua PWMOI Sugianto Angkat Suara, Ingatkan SPBU di Kuansing Larang Mobil Perusahaan Isi BBM Subsidi

Metro24, Kuantan Singingi,- Ketua Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Kabupaten Kuantan Singingi, Sugianto, angkat bicara terkait larangan mobil perusahaan…

2 hari ago