News

Saudia Airlines Hentikan Penerbangan di Sejumlah Rute, Ini Dampaknya

Metro24 – Ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah berdampak langsung pada operasional penerbangan internasional.

Penutupan wilayah udara di sejumlah titik dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk menjaga keselamatan penerbangan sipil.

Situasi ini dipicu oleh serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran yang kemudian dibalas Teheran ke sejumlah negara yang menjadi lokasi markas militer AS. Eskalasi konflik tersebut mendorong peningkatan status kewaspadaan di berbagai negara kawasan.

Sebagai salah satu maskapai utama di Timur Tengah, Saudia Airlines mengonfirmasi penangguhan sejumlah penerbangan. Kebijakan itu berpotensi memengaruhi mobilitas penumpang, termasuk penerbangan internasional ke Asia, Eropa, dan Amerika, serta perjalanan ibadah umrah dan penerbangan komersial lainnya.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui akun X Saudia Group pada 28 Februari 2026, maskapai menegaskan bahwa langkah tersebut diambil demi memastikan keselamatan penumpang dan awak pesawat.

“Sehubungan dengan perkembangan situasi di kawasan dan penutupan wilayah udara, sejumlah penerbangan kami dibatalkan sesuai dengan standar keamanan dan keselamatan penerbangan. Pusat koordinasi darurat terus memantau perkembangan bersama pihak terkait,” demikian pernyataan resmi Saudia.

Maskapai menyebut pembatalan dilakukan sesuai standar keselamatan dan keamanan penerbangan, dengan Pusat Koordinasi Darurat terus memantau perkembangan situasi dalam koordinasi dengan pihak berwenang terkait.

Saudia juga meminta penumpang untuk memeriksa status penerbangan mereka sebelum menuju bandara. Informasi terbaru, kata maskapai, akan disampaikan melalui saluran komunikasi resmi yang terhubung langsung dengan data pemesanan penumpang.

Selain itu, Saudia menegaskan bahwa informasi lanjutan terkait perubahan jadwal maupun kebijakan operasional akan diumumkan melalui pernyataan resmi berikutnya.

Hingga kini, pihak maskapai bersama otoritas penerbangan setempat masih terus memantau perkembangan situasi keamanan regional sebelum memutuskan pemulihan operasional penerbangan secara penuh.

This post was published on 01/03/2026 5:17 am

Admin Metro24

Recent Posts

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

15 menit ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

17 menit ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

21 menit ago

Aliansi Madura Indonesia Kecam Sikap Cuek Bupati dan Dinas PUPR Bangkalan Soal Makam Pahlawan yang Terbengkalai

​metro24,BANGKALAN — Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari…

19 jam ago

Jamaah Haji Plus Jawa Timur Tiba di Tanah Suci, Siap Jalankan Prosesi Ibadah Haji 1447 H

Metro24, Makkah, Arab Saudi – Jamaah Haji Plus Indonesia khususnya asal Jawa Timur kini telah tiba di Tanah Suci dan…

20 jam ago

Era Digital Perpustakaan Rungkut Tetap Diminati

Metro24, SURABAYA – Di era teknologi digital yang semakin mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi, posisi perpustakaan masih tak tergantikan. Buktinya,…

20 jam ago