Hukrim

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT, KPK Periksa Tiga Orang

Pekalongan. Metro24 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, Selasa (3/3/2026).

OTT ini terkait dugaan korupsi pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

“Dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus kali ini adalah berkaitan dengan pengadaan di wilayah Pemkab Pekalongan,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan.

Fadia terjaring OTT bersama dua orang lainnya, yakni orang kepercayaan dan ajudan.

Identitas keduanya belum diungkap. Ketiganya kini menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Budi menambahkan, pihak KPK masih terus menelusuri sejumlah orang lain yang diduga mengetahui perkara tersebut.

Profil Fadia Arafiq

Fadia Arafiq menjabat sebagai Bupati Pekalongan periode 2025-2030 bersama Wakil Bupati Sukirman.

Keduanya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis 20 Februari 2025, bersamaan dengan pelantikan 961 kepala daerah lainnya.

Pada periode pertama, Fadia diusung Partai Golkar dan berpasangan dengan Riswandi dari PDIP. Mereka dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan oleh Gubernur Ganjar Pranowo di Grhadika Bhakti Praja, Minggu 27 Juni 2021.

Sebelumnya, Fadia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011-2016 mendampingi Amat Antono.

Fadia merupakan putri pedangdut senior A. Rafiq dan sempat mengikuti jejak sang ayah dengan merilis singel Cik Cik Bum Bum pada tahun 2000. Ia menikah dengan pedangdut Ashraff Abu yang populer lewat tembang Sarmila era 2000-an.

Biodata Fadia Arafiq

  • Nama lengkap: Laila Fathiah Fadia Arafiq
  • Tempat/Tanggal Lahir: Jakarta, 23 Mei 1978
  • Pendidikan: SD Negeri Karet Tengsin 14, Tanah Abang, Jakarta Pusat – SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat – SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur – S1 Manajemen, Universitas AKI Semarang

This post was published on 03/03/2026 1:32 pm

Admin Metro24

Recent Posts

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

3 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

4 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago

Aliansi Madura Indonesia Kecam Sikap Cuek Bupati dan Dinas PUPR Bangkalan Soal Makam Pahlawan yang Terbengkalai

​metro24,BANGKALAN — Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari…

2 hari ago