News

Generasi Cabe Rawit LDII Rungkut Kidul Bentuk 29 Karakter Luhur dan 5 Sukses Ramadhan

Metro24, SURABAYA Suasana penuh keceriaan mewarnai Masjid Miftahul Huda Rungkut Kidul Puluhan anak usia PAUD hingga kelas 6 SD yang tergabung dalam Generus Cabe Rawit PAC LDII Rungkut Kidul mengikuti acara pengajian dan buka puasa bersama. Mereka datang dengan pakaian rapi dan senyum semringah, siap menimba ilmu agama sambil menunggu waktu berbuka.

 

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.30 WIB hingga ba’da Magrib ini diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama. Setelah itu, anak-anak diajak menyimak tausiyah ringan yang dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh usia mereka.

 

Ustadz Rio menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk memperkenalkan nilai-nilai Ramadan kepada generasi penerus sejak dini.

“Tujuan utamanya adalah mengenalkan 5 Sukses Ramadan dan tata krama dalam kehidupan sehari-hari pada generus kita. Anak-anak itu ibarat kertas putih, maka sejak kecil harus kita isi dengan pemahaman yang benar tentang ibadah puasa dan bagaimana berperilaku baik kepada sesama,” ujar ustadz Rio

 

Ia menambahkan, 5 Sukses Ramadan yang dimaksud meliputi sukses puasa, sukses tadarus Al-Qur’an, sukses sholat malam, sukses meraih lailatul qadar, dan sukses menunaikan zakat fitrah. “Kami ingin anak-anak tidak hanya menjalankan puasa sebagai rutinitas, tetapi memahami makna dan tujuan di baliknya,” imbuh Ustadz Rio

 

Ustadz Rio menekankan pentingnya menanamkan kewajiban puasa sejak usia dini. Menurutnya, pembiasaan sejak kecil akan membentuk karakter kuat saat mereka dewasa kelak.

“Kegiatan ini bertujuan agar tertanam kewajiban puasa Ramadan pada generasi penerus. Kami berharap mereka bisa menjadi generasi yang memiliki 29 karakter luhur, seperti jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan santun. Dengan adanya kegiatan seperti ini, anak-anak juga bisa lebih akrab dengan sesama teman mengajinya, sehingga tumbuh rasa persaudaraan sejak dini,” paparnya.

 

Salah satu momen yang paling menarik perhatian para generus adalah pemutaran video simulasi tentang praktik bertata krama. Dalam tayangan tersebut, anak-anak diperlihatkan contoh-contoh nyata tentang hal-hal yang harus dilakukan ketika berhadapan dengan orang tua, guru, serta adab-adab saat makan. Mereka tampak antusias menyimak, sesekali tertawa melihat tingkah lucu para tokoh dalam video, namun tetap fokus menangkap pesan yang disampaikan.

 

“Videonya seru, aku jadi tahu kalau mau makan harus baca doa dulu, pakai tangan kanan, dan tidak boleh berbicara kalau masih ada makanan di mulut,” ujar Anggumi , salah satu peserta dengan polos.

Setelah sesi materi dan simulasi, acara dilanjutkan dengan persiapan buka puasa bersama. Anak-anak dengan riang menyantap takjil sederhana yang telah disediakan, kemudian melaksanakan sholat Magrib berjamaah. Suasana khidmat terasa saat mereka bersimpuh menghadap Sang Pencipta, memanjatkan doa di hari pertama Ramadan.

 

Ketua panitia kegiatan Ustadz Rizal mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme anak-anak dan dukungan orang tua. “Kami sengaja mengemas acara ini dengan suasana ceria dan santai, tapi tetap bermuatan edukasi. Alhamdulillah, anak-anak senang dan orang tua juga mendukung penuh. Semoga kegiatan positif seperti ini bisa terus berlanjut di masa-masa mendatang,” tutupnya.

 

Dengan adanya pembinaan sejak dini seperti ini, diharapkan generasi penerus LDII Rungkut Kidul tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, cinta Al-Qur’an, dan siap menyambut Ramadan dengan penuh sukacita.

 

(Redho)

This post was published on 10/03/2026 7:57 am

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

4 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

9 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

10 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago