News

Jelang Berbuka Puasa Warga LDII Wonocolo Latihan Pencak Silat Bersama PERSINAS ASAD

Metro24, SURABAYA — Warga Pimpinan Cabang (PC) LDII Wonocolo, Surabaya, memanfaatkan waktu menunggu berbuka puasa dengan berlatih pencak silat di halaman Masjid At-Taqwa, Sidosermo, Sabtu (7/3) sore. Kegiatan yang digelar bersama perguruan silat PERSINAS ASAD itu menjadi sarana menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga selama bulan Ramadan.

 

Pelatih Pengurus Kecamatan (Pengcam) PERSINAS ASAD Wonocolo, Rudi Hartono, mengatakan latihan bersama tersebut untuk meningkatkan kemampuan bela diri para peserta. Selain itu juga menjadi wadah mempererat persaudaraan di antara warga perguruan.

 

“Kami berkumpul dengan harapan dapat mempererat silaturahim, persaudaraan, dan kerukunan di antara warga PERSINAS ASAD,” kata Rudi.

Menurut dia, pencak silat merupakan bagian dari seni budaya yang diwariskan para leluhur bangsa Indonesia. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan dapat ikut menjaga dan melestarikan warisan budaya tersebut.

 

Selain sebagai seni budaya, latihan silat juga memberikan manfaat bagi kesehatan. Gerakan-gerakan dalam pencak silat dapat membantu membentuk tubuh yang kuat dan bugar sehingga menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk dalam menjalankan ibadah selama Ramadan.

 

“Dengan tubuh yang sehat dan kuat, kita bisa beribadah dengan lebih semangat dan bekerja lebih giat,” ujar Rudi.

Latihan bersama itu biasanya digelar setiap Minggu sore. Rudi berharap jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dapat terus bertambah, baik dari kalangan anak-anak, remaja, maupun orang dewasa.

 

Menurut dia, tujuan latihan tidak semata-mata mengejar prestasi dalam kejuaraan, tetapi juga membangun kesehatan fisik dan mental serta memperkuat kebersamaan di antara anggota.

 

“Kalau pesertanya semakin banyak, peserta latihan akan lebih semangat dan para pelatih juga semakin bersemangat,” kata dia.

Sementara itu, Dewan Pembina Ranting PERSINAS ASAD sekaligus pengurus DPD LDII Surabaya Heri Purnomo yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa seorang pesilat tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik, tetapi juga harus memiliki budi pekerti yang baik.

 

Menurut Heri, etika dan sikap yang baik merupakan fondasi utama bagi seorang pesilat sebelum meraih prestasi. Ia juga mengingatkan para peserta agar tetap disiplin menjalankan kewajiban, termasuk belajar dan mengikuti kegiatan keagamaan.

 

“Jangan sampai rajin latihan, tetapi saat waktunya mengaji justru tidak hadir. Pembinaan moral tetap menjadi dasar,” ujarnya.

Heri menambahkan, LDII memiliki nota kesepahaman dengan PERSINAS ASAD dalam upaya melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Selain memperdalam ajaran agama, warga LDII juga diajarkan pencak silat sebagai bagian dari pembinaan karakter.

 

Menurut dia, pencak silat dapat menjadi sarana membentuk pribadi yang disiplin, berakhlak baik, dan berprestasi.

“Ketika moralnya baik, insya Allah ke depan bisa menjadi atlet yang berprestasi dan sukses di berbagai bidang,” kata Heri.

Kegiatan latihan bersama tersebut diikuti peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak sekolah dasar hingga orang dewasa. Para peserta berlatih teknik dasar pencak silat sekaligus menampilkan seni tunggal IPSI dan seni ganda.

Selain latihan fisik, kegiatan juga diisi dengan tausyiah agama yang disampaikan Dewan Pembina, Lukman Affandy, sebagai penguatan nilai moral bagi para pesilat. (Redho)

This post was published on 12/03/2026 3:27 am

Admin Metro24

Recent Posts

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

3 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

4 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago

Aliansi Madura Indonesia Kecam Sikap Cuek Bupati dan Dinas PUPR Bangkalan Soal Makam Pahlawan yang Terbengkalai

​metro24,BANGKALAN — Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari…

2 hari ago