News

Viral Lele Mentah di MBG, DPR Minta BGN Evaluasi Menu Sekolah

Jakarta. Metro24 – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan perhatian serius dan mengevaluasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Permintaan ini muncul setelah viralnya menu lele mentah di SMA Negeri 2 Pamekasan, Madura.

“Program ini menyangkut kesehatan dan pemenuhan gizi anak-anak, sehingga setiap makanan yang disalurkan kepada siswa harus dipastikan aman, layak konsumsi, dan sesuai dengan standar keamanan pangan yang telah ditetapkan,” kata Nurhadi di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Nurhadi menekankan pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus diperketat, terutama terkait menu yang diberikan pada anak-anak.

“SPPG sebagai ujung tombak pelaksanaan program di daerah harus benar-benar memastikan bahwa makanan yang disiapkan sudah siap konsumsi dan memenuhi standar kualitas yang ditentukan,” tutur Nurhadi.

Ia menambahkan, apabila evaluasi menemukan adanya kelalaian atau pelanggaran standar operasional, pemberian sanksi kepada pihak penyelenggara perlu dipertimbangkan. Hal ini penting agar ada akuntabilitas sekaligus menjadi pembelajaran bagi pelaksana di daerah lain.

“Ke depan, BGN perlu memperkuat sistem pengawasan, memperjelas standar menu, serta memastikan seluruh pelaksana program di daerah memahami dengan baik prosedur pengolahan, pengemasan, dan distribusi makanan yang aman bagi siswa,” tegas Nurhadi.

Politisi DPR RI ini mengingatkan, MBG merupakan program strategis untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda sekaligus mendukung upaya penurunan stunting.

“Karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel agar kepercayaan masyarakat terhadap program ini tetap terjaga,” pungkasnya.

Kasus ini bermula ketika SMA Negeri 2 Pamekasan menolak 1.022 porsi menu MBG yang disalurkan SPPG As-Salman Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, pada Senin (9/3/2026).

Penolakan dilakukan karena dalam menu MBG ditemukan ikan lele mentah, bahkan ada yang masih hidup, dimasukkan ke satu kotak bersama dua iris tahu dan dua iris tempe.

This post was published on 13/03/2026 8:43 am

Tags: Mbg
Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

3 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

8 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

10 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago