News

Buntut Tudingan Narkoba terhadap Pesantren,Ketum AMI dan Gus Ghoiron Siap Pimpin Aksi Massa: Marwah Ulama Harga Mati!

Metro24, Surabaya – Gelombang protes besar diprediksi akan memadati titik-titik strategis di Jawa Timur dalam waktu dekat. Ormas Aliansi Madura Indonesia (AMI) secara resmi menyatakan sikap protes keras terhadap pernyataan anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Al-Habsyi, yang dinilai telah menyudutkan pesantren dan ulama di tanah Madura terkait isu narkoba.

 

Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar S.E., S.H., menegaskan bahwa pernyataan yang dilontarkan legislator tersebut bukan sekadar kekhilafan lisan, melainkan sebuah bentuk penghinaan serius dan pembunuhan karakter terhadap martabat Ulama dan Pesantren di Madura.

 

“Ini bukan sekadar salah ucap. Ini adalah pembunuhan karakter terhadap Ulama dan Pesantren yang ada di Madura secara sistematis,” tegas Baihaki dengan nada geram, Minggu (12/4/2026).

 

Dewan Penasehat Keagamaan AMI, Gus Khoiron, akan memimpin langsung jalannya aksi, Gus Khoiron menyatakan bahwa tuduhan tersebut telah melukai perasaan seluruh santri dan masyarakat di Madura. Ia menekankan bahwa pesantren adalah benteng moral yang tidak pantas dikaitkan dengan stigma negatif tanpa dasar.

 

“Ulama dan pesantren adalah kompas moral masyarakat kami. Menuduh mereka terlibat dalam jaringan narkoba adalah fitnah keji yang melampaui batas. Kami tidak akan tinggal diam ketika ghirah dan kehormatan guru-guru kami diinjak-injak,” ujar Gus Khoiron.

 

Beliau juga menambahkan bahwa aksi ini merupakan bentuk pembelaan harga diri.

“Kami memanggil seluruh santri dan alumni untuk turun ke jalan. Kita tunjukkan bahwa marwah ulama Madura tidak bisa dipermainkan oleh siapapun, termasuk pejabat negara,” pungkasnya.

 

Sebagai bentuk protes konkret, AMI menginstruksikan seluruh elemen masyarakat Madura, mulai dari santri, alumni pesantren, tokoh adat, aktivis, hingga LSM, untuk turun ke jalan.

 

Aksi demonstrasi dijadwalkan berlangsung pada 14–15 April 2026 dengan titik lokasi di Kantor DPD PKS Jawa Timur dan Kantor DPC PKS Surabaya. AMI menyebut sekitar 2.000 massa ditargetkan akan turun dalam aksi tersebut.

 

Dalam selebaran aksi yang tersebar luas, AMI mengusung tiga tuntutan mutlak yang tidak dapat ditawar:

• Pemecatan Aboe Bakar Al-Habsyi: Mendesak partai untuk segera memecat kadernya yang dianggap telah menebar fitnah di forum resmi negara.

• Penuntasan Fitnah Ulama: Menuntut pertanggungjawaban data secara hukum atas tudingan terhadap institusi pesantren.

• Tegakkan Supremasi Hukum: Meminta aparat kepolisian untuk memproses dugaan pencemaran nama baik ini secara transparan.

 

Baihaki Akbar menutup pernyataannya dengan seruan yang membakar semangat para pengikutnya. Ia menganggap langkah ini sebagai bentuk pembelaan harga diri yang wajib dilakukan oleh setiap para santri dan putra daerah Madura.

 

“Kami siap menggempur! Lawan fitnah terhadap ulama dan pesantren Madura. Pecat dan usir Aboe Bakar!” pungkas Baihaki dengan nada tajam.

Hingga berita ini diturunkan, konsolidasi massa terus menguat di berbagai titik di Madura dan Surabaya guna menyambut aksi besar yang dijadwalkan lusa.

(Redho)

This post was published on 12/04/2026 3:20 am

Admin Metro24

Recent Posts

KAKI Jatim Pastikan Tidak Ada Istilah Titipan dan Gratifikasi Dalam SPMB SMA/SMK Dindik Jatim Tahun Ajaran 2026/2027

Metro24, SURABAYA - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Jawa Timur tahun 2026 dibuka secara transparan dimulai dengan…

5 jam ago

Stempel Imigrasi Bukan Untuk Dijual,OTT 8 Pejabat Buktikan Kedaulatan NKRI Sedang Diuji

Metro24, JAKARTA, 7 Juni 2026 - DPP LPKAN INDONESIA mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Komisi Pemberantasan Korupsi KPK yang menetapkan…

20 jam ago

Pesilat ASAD Cilik Rungkut Kidul Gelar Latihan Bersama

Metro24, SURABAYA - Pesilat ASAD cilik Rungkut Kidul menggelar latihan bersama yang diikuti remaja dan usia PAUD pada Minggu pagi…

21 jam ago

Semangat Sosial Tanpa Batas, GMPK Pasuruan Raya Terus Bergerak Bantu Warga di Kecamatan Tutur

Metro24, PASURUAN – Semangat kemanusiaan yang ditunjukkan Gerakan Masyarakat Peduli Kemanusiaan (GMPK) Pasuruan Raya patut mendapat apresiasi. Meski tanpa dukungan…

2 hari ago

Silaturahim LDII Gresik dengan MUI Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Program Keumatan

Metro24, Gresik, 6 Juni 2026 — Pengurus Harian DPD LDII Kabupaten Gresik melakukan silaturahim dengan jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI)…

2 hari ago

Launching Pesantren Online Pequsah: Saatnya Orang Tua Ikut Belajar Agar Rumah Menjadi Lingkungan Pendidikan Terbaik Bagi Anak

Metro24, SIDOARJO -Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak melalui sekolah berbasis Islam, muncul sebuah pertanyaan…

2 hari ago