News

Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Metro24, MOJOKERTO – Putusan sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Mojokerto hari Senin 27 April 2026 memicu kekecewaan mendalam dari pihak pemohon dan publik yang mengikuti perkara tersebut.

 

Putusan itu dinilai tidak mencerminkan rasa keadilan, nilai kemanusiaan, serta harapan masyarakat kecil yang datang ke pengadilan sebagai benteng terakhir untuk mengadukan nasibnya.

 

Kuasa hukum Pemohon, Advokat Rikha Permatasari,S.H.,M.H.,C.Med.,C.LO.,C.PIM. menyatakan bahwa ketika fakta-fakta persidangan dianggap tidak sejalan dengan hasil putusan, maka wajar jika publik mempertanyakan arah penegakan hukum di negeri ini.

 

*“Masyarakat datang ke pengadilan bukan hanya mencari keputusan, tetapi mencari keadilan. Jika keadilan tak ditemukan, maka luka kepercayaan publik akan semakin dalam,”* tegas Rikha Permatasari.

 

Perkara ini disebut menjadi gambaran bahwa keadilan masih terasa mahal bagi masyarakat kecil. Saat warga biasa berhadapan dengan sistem hukum, pengadilan menjadi satu-satunya tempat menggantungkan harapan.

 

Namun bila putusan justru dinilai mengabaikan rasa keadilan, maka masyarakat akan semakin pesimis bahwa hukum benar-benar berdiri sama untuk semua orang.

 

“Benteng terakhir rakyat kecil adalah pengadilan. Jika di sana pun harapan dipatahkan, lalu ke mana lagi rakyat mencari keadilan?”* lanjut kuasa hukum.

 

Dalam pernyataannya, kuasa hukum juga menyampaikan Refleksi Moral atas Putusan tersebut:

“Hukum dunia bisa direkayasa, tetapi tidak dengan hukum Tuhan dan alam semesta.”

 

Pernyataan itu menjadi pesan bahwa kekuasaan manusia mungkin dapat memengaruhi proses duniawi, namun kebenaran sejati pada akhirnya akan menemukan jalannya sendiri.

 

Kritik lain yang mencuat adalah masih kuatnya persepsi publik bahwa hukum kerap tegas kepada yang lemah, namun lunak kepada yang kuat.

 

Padahal dalam negara hukum, setiap warga negara seharusnya memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, tanpa memandang status sosial maupun kekuasaan.

 

Kuasa hukum menegaskan bahwa putusan pengadilan memang telah dibacakan, tetapi pencarian keadilan tidak berhenti di ruang sidang.

 

“Putusan hari ini mungkin menutup sidang, tetapi tidak menutup suara hati masyarakat. Sejarah akan menilai apakah hukum benar ditegakkan atau sekadar dipertontonkan,”* ujarnya.

 

Perkara ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan rakyat terhadap hukum dibangun dari keberanian menghadirkan keadilan yang nyata, bukan sekadar formalitas.

Sebab hukum manusia mungkin dapat diatur, tetapi keadilan sejati tetap berada di bawah kuasa Tuhan dan hukum alam semesta.

 

(Redho)

This post was published on 27/04/2026 8:40 am

Admin Metro24

Recent Posts

Ketua HMI Bengkalis Berdiri Bersama Dhava: “Meminta Pertanggungjawaban Bukan Kejahatan, Itu Hak Anggota”

Metro24, Bengkalis, 10 Juni 2026– Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bengkalis, **Ergi**, menyatakan dukungan moral kepada M. Dhava Fadillah…

2 jam ago

Belajar Langsung ke Italia, Michael Tjondrokusumo Bangun Michael TJ Gelato Menjadi Destinasi Kuliner Favorit Surabaya

Metro24, SURABAYA – Di balik kesuksesan Michael TJ Gelato yang kini dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner dan gelato premium…

9 jam ago

Polisi dan Petani Menanam Harapan, Ketahanan Pangan Dimulai dari Desa Sukorejo

Metro24, SIDOARJO – Hamparan tanaman jagung yang tumbuh di lahan pertanian Desa Sukorejo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, menjadi gambaran nyata…

9 jam ago

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung di Desa Langsat Hulu, Dukung Swasembada Pangan 2026

Metro24, KUANTAN SINGINGI – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional dan mewujudkan Swasembada Pangan Tahun 2026, personel Polsek Benai…

1 hari ago

Aliansi Madura Indonesia Datangi Kantor DPD PAN, Soroti Dugaan Pemotongan Anggaran Reses dan Desak Audit

Metro24, Surabaya – Aliansi Madura Indonesia (AMI) mendatangi kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menyampaikan aspirasi…

1 hari ago

Polisi Cinta Petani, Kanit Binmas Polsek Buduran Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Warga Sukorejo

Metro24, SIDOARJO – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Polsek Buduran Polresta Sidoarjo melalui kedekatan dan pendampingan…

2 hari ago