News

Aliansi Madura Indonesia Kecam Sikap Cuek Bupati dan Dinas PUPR Bangkalan Soal Makam Pahlawan yang Terbengkalai

metro24,BANGKALAN — Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari elemen masyarakat. Berada tepat di jantung kota dan berhadapan langsung dengan Mapolres Bangkalan, situs bersejarah tempat bersemayamnya para pejuang kemerdekaan itu kini kondisinya justru mengenaskan—kotor, telantar, dan dipenuhi rumput liar.

 

​Sikap acuh tak acuh Pemerintah Kabupaten Bangkalan beserta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dinilai sebagai bentuk nyata hilangnya rasa hormat terhadap jasa para pahlawan.

 

​Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) angkat bicara dengan nada tinggi. Pihaknya mengutuk keras kelalaian pemkab yang seolah menutup mata terhadap aset bersejarah di pusat kota.

 

​”Ini sangat memalukan dan memuakkan! Makam pahlawan itu simbol kehormatan bangsa, kok bisa-bisanya dibiarkan kumuh seperti tanah tak bertuan di tengah kota? Ke mana anggaran perawatan fasilitas publik? Ke mana hati nurani Bupati dan Kepala Dinas PUPR?” tegas Ketua Umum AMI dengan nada geram.

 

​Ia juga menambahkan bahwa amburadulnya perawatan TMP ini menjadi cermin buruknya tata kelola infrastruktur di Bangkalan secara keseluruhan. Selain makam, fasilitas umum seperti trotoar dan akses pejalan kaki di pusat kota juga terpantau rusak parah dan kusam tanpa ada sentuhan perbaikan.

 

​Pejabat Kompak “Bungkam”

 

​Ketidakseriusan pemerintah daerah dalam menanggapi isu ini semakin terlihat dari minimnya transparansi publik. Upaya konfirmasi dan klarifikasi telah dilakukan oleh awak media kepada Dinas PUPR melalui pesan singkat WhatsApp terkait keluhan masyarakat ini. ​Namun, hingga berita ini ditayangkan pada Sabtu, 16 Mei 2026, pihak terkait bungkam dan sama sekali tidak memberikan respons ataupun kejelasan mengenai rencana perbaikan.

 

​Sikap diam seribu bahasa dari para pemangku kebijakan ini memicu spekulasi negatif di tengah masyarakat, yang menilai bahwa Pemkab Bangkalan memang sengaja mengabaikan tanggung jawab mereka terhadap fasilitas publik dan situs sejarah.

(Redho)

This post was published on 16/05/2026 10:25 am

Admin Metro24

Recent Posts

Jamaah Haji Plus Jawa Timur Tiba di Tanah Suci, Siap Jalankan Prosesi Ibadah Haji 1447 H

Metro24, Makkah, Arab Saudi – Jamaah Haji Plus Indonesia khususnya asal Jawa Timur kini telah tiba di Tanah Suci dan…

3 jam ago

Era Digital Perpustakaan Rungkut Tetap Diminati

Metro24, SURABAYA – Di era teknologi digital yang semakin mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi, posisi perpustakaan masih tak tergantikan. Buktinya,…

3 jam ago

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Cerenti Tinjau Kesiapan Lahan 6 Hektar di Desa Pulau Bayur

  Kuansing – Kepolisian Sektor (Polsek) Cerenti bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) melaksanakan pengecekan lahan untuk program Ketahanan…

7 jam ago

Pastikan Warga Terlayani Optimal, Kapolres Gresik Pantau SKCK hingga Layanan 110

Metro24, GRESIK - Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memastikan pelayanan publik di lingkungan Polres Gresik berjalan optimal dengan melakukan inspeksi…

4 hari ago

Ketua KAKI Jatim Soroti SPPG Tembok Dukuh Surabaya, Stop Operasional dan Berikan Sanksi Pidana

Metro24, JAKARTA - MBG atau Makan Bergizi Gratis, sebuah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang diluncurkan pada 6 Januari…

4 hari ago

Polsek Taman Panen Jagung Serentak di Lahan Lingkar Mas Sepanjang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Metro24, SIDOARJO -Polsek Taman bersama Bhabinkamtibmas dan pengelola lahan melaksanakan kegiatan panen jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 di lahan…

4 hari ago