Metro24, PASURUAN – Komunitas Gesang Kasunyatan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan budaya Jawa di kawasan lereng Gunung Arjuno. Melalui kegiatan selamatan sumber mata air Sendang Dewi Kunti yang berada di Dusun Tambak Watu, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, komunitas tersebut mengajak masyarakat untuk merawat warisan budaya sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan yang digelar pada Selasa (23/6/2026) itu berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan. Acara dihadiri oleh anggota Komunitas Gesang Kasunyatan serta warga sekitar yang turut berpartisipasi dalam doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas keberadaan sumber mata air yang selama ini menjadi penopang kehidupan masyarakat.
Pimpinan Komunitas Gesang Kasunyatan, Bopo Makrus, menjelaskan bahwa tradisi selamatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempertahankan nilai-nilai budaya Jawa yang diwariskan oleh para leluhur.
“Selamatan sumber mata air ini merupakan bentuk pelestarian budaya nenek moyang yang telah diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia air yang terus mengalir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bopo Makrus.
Menurutnya, keberadaan sumber mata air tidak hanya memiliki nilai ekologis yang penting, tetapi juga mengandung nilai budaya dan spiritual yang perlu dijaga bersama. Oleh karena itu, tradisi selamatan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap menghormati alam serta menjaga kebersihan dan kelestariannya.
Ia menambahkan, di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, pelestarian budaya lokal perlu terus dilakukan agar tidak tergerus oleh perubahan sosial yang terjadi. Tradisi yang diwariskan leluhur dinilai memiliki makna mendalam dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan. Selain doa bersama, para peserta juga melakukan refleksi tentang pentingnya menjaga sumber daya alam, khususnya sumber mata air yang menjadi kebutuhan utama bagi kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan rutin tersebut, Komunitas Gesang Kasunyatan berharap dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus melestarikan budaya daerah, memperkuat nilai gotong royong, serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Dengan menjaga tradisi dan merawat alam secara berkelanjutan, warisan budaya leluhur di kawasan Gunung Arjuno diharapkan tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
(Redho)
This post was published on 23/06/2026 2:37 pm
Metro24, SURABAYA -Devi Oktavia adalah salah satu penyanyi dangdut populer yang bernaung di bawah Om New Salsabila, sebuah grup musik…
Metro24, Sidoarjo - Jelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo melaksanakan upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan…
Metro24, GRESIK - Kepedulian terhadap masyarakat pesisir terus ditunjukkan jajaran Polres Gresik melalui kegiatan Jagongan Ngopi Karo Nelayan (Jangkar) yang…
Metro24, SIDOARJO -Aksi percobaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di halaman sebuah gerai Alfamidi di wilayah Sedati, Sidoarjo, pada Senin (22/6)…
Metro24, Kuantan Singingi,- Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby, MM membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Terpadu dalam rangka…
Metro24, Bondowoso — Sebanyak 17 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya Kelompok 195 resmi…