Hukrim

Ada Apa Kasus Pengeroyokan Wartawan Oleh Petugas SPBU Km. 5, Sudah Sebulan Belum Juga di Proses.

Tanjung Redeb, Metro24.co.id – Sudah sebulan lebih kasus pengeroyokan wartawan yang terjadi di SPBU Km. 5 kec. Tanjung Redeb, belum ada informasi dilakukan Please Release oleh aparat penegak hukum Polres Berau, menurut teman-teman media, Dirasa Polres Berau, diduga masih belum melakukan pengembangan apa-apa terhadap beberapa pelaku pengeroyokan yang terjadi di SPBU km. 5 Tanjung Redeb, menurut Vidio yang beredar, diduga para pelaku berjumlah 6 orang, namun yang ditahan hanya 2 orang saja, hal ini yang menjadi Pekerjaan rumah bagi aparat penegak hukum Polres Berau yang ada, teman-teman media yang ada di kabupaten Berau maupun yang ada di Balikpapan, mengatakan Aparat Penegak hukum kita, bekerjalah secara profesional sesuai amanat undang-undang yang ada di Negara Republik Indonesia. Senin, (23/10/2023), kabupaten berau, Kaltim.

Lembaga Bantuan Hukum Kontributor Wartawan kabupaten beraupun soroti lambannya penegakan hukum terkait kasus pengeroyokan salah seorang wartawan, hingga kini dirasa masih belum ada perkembangan sama sekali.
Untuk itulah LBHK Wartawan Berau mendesak Kapolres Berau agar melakukan Please Release terkait perkembangan para tersangka pengeroyokan, agar teman-teman media dan publik tahu, sudah sampai sejauh mana perkembangan kasusnya berjalan.

Informasi dari korban wartawan, saat bincang-bincang bahwa ada sih upaya beberapa orang tertentu ingin melakukan pendekatan terhadap korban guna membicarakan kasus yang dihadapi para pelaku, namun korban menyampaikan tetap maju dan tidak akan pernah mundur, dikatakan biarlah proses hukum tetap berjalan, dan meminta kepada penegak hukum yang ada agar tetap melakukan tugasnya sesuai undang-undang yang berlaku.”

Diakuinya memang ada upaya dari pihak-pihak tertentu ingin perkara pengeroyokan akan di bawa ke jalur Restorative Justice, namun korban menolak dan tetap bersikukuh pada pendiriannya, agar prosesnya agar tetap berjalan, agar membuat efek jera bagi kedepannya.” Pungkasnya.

“LBHK Wartawan kabupaten Berau, akan terus mengawal kasus Pengeroyokan yang menimpa rekan kami salah seorang wartawan Buser Bhayangkara 74, hingga di pengadilan, dan meminta aparat penegak hukum Berau memanggil Pemilik SPBU Km. 5 , untuk bertanggung jawab terkait perlakuan anak buahnya dilapangan, terhadap pengeroyokan seorang rekan kami wartawan Buser Bhayangkara 74” tutupnya.

Penulis : Tim

This post was published on 23/10/2023 1:18 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

5 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

10 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

11 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago