News

Rakyat Simalungun ‘Belum’ Sejahtera Aparat Desa Resah 4 Bulan Tak Gajian

SIMALUNGUN,Metro24.co.id – Para perangkat desa dari 32 Kecamatan dan 386 Nagori di Kabupaten Simalungun meradang lantaran sudah berjalan empat bulan tak gajian. Mereka menyayangkan lambannya Pemkab mengeluarkan hak/penghasilan yang sangat mereka harap-harapkan itu.

Seorang perangkat desa di Kabupaten Simalungun mengatakan, mereka belum menerima gaji periode Agustus-Nopember 2023. “Kawan-kawan mengeluh. Sudah empat bulan masuk Nopember ini belum gajian, bahkan sudah ada meninggalkan tugasnya, mencari penghasilan diluar menghidupi anak istrinya, kata perangkat yang minta identitasnya dirahasiakan ini, Rabu (8/11).

Ironisnya, ditengah kesusahan dan kesulitan ekonomi yang dialami perangkat desa di Kabupaten Simalungun. Informasi yang dihimpun, Pemkab Simalungun ‘menghamburkan’ APBD membiayai perjalanan studi banding yang dianggap tidak berfaedah untuk rakyat Simalungun.

Selain gaji, informasi yang dihimpun para perangkat desa juga berhak mendapatkan sejumlah tunjangan, sebagaimana diatur dalam Pasal 100 PP Nomor 11 Tahun 2019.

Informasi sementara, Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga menunda menandatangani pencairan gaji aparat desa. “Informasinya, bupatinya menunda menandatangani,” makanya belum bisa dicairkan,” tambahnya.

Salah satu Pangulu di Kabupaten Simalungun juga mengeluhkan hal yang sama. “Belum ada gajian semua perangkat desa se Kabupaten Simalungun ini sampai sekarang, dari Agustus sampai Nopember,” ungkapnya

Dia berharap semua gaji perangkat desa bisa dicairkan sebelum menyambut Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, gaji aparat desa itu sangat membantu mereka dalam menghidupi anak istrinya dan memenuhi kebutuhan biaya sekolah anaknya.

“Kalau bisa ya, cepat. Mereka kan punya anak istri yang butuh diberi nafkah. Butuh makan, sekolah dan lainnya,” tandasnya.

Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga ketika dikonfirmasi melalui Sarimuda Purba selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagori (DPMN) Kabupaten Simalungun mengatakan gaji perangkat desa belum dicairkan terkait kinerjanya.

“Itu semua tergantung kinerjanya mereka. Namun walaupun begitu nanti kita upayakan ke bendahara,” ucapnya Rabu (8/11) sore

Penulis : Age

This post was published on 08/11/2023 12:04 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

4 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

9 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

10 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago