SIANTAR,Metro24.co.id – Lubang besar di persimpangan ujung Jalan Pane ke Jalan Sibolga Kelurahan Karo Kecamatan Siantar Selatan Kota Pematang Siantar, tepatnya di depan SMP Negeri 12 Pematang Siantar sangat membahayakan bagi pengguna jalan.
Pasalnya di jalan tersebut, lubang besar yang menganga dibiarkan hanya diberi tanda kemasan berbahan plastik dan kemasan limbah berbahan kayu diletakkan sebagai tanda lokasi lubang besar menganga.
Amatan wartawan di lokasi, Jum’at (10/11) tampak tanda kemasan plastik dan kemasan limbah berbahan kayu hanya di letak sembarang diantara lubang dan setiap saat dilintasi kendaraan sehingga membahayakan pengendara dan pengguna jalan.
Rahul Sitindaon warga setempat saat ditemui, tidak jauh dari jalan berlubang mengatakan lubang tersebut sudah ada sejak bulan April 2023, dimana sebelumnya, lubang itu hanya berukuran kecil, dan berangsur semakin membesar dan sampai saat ini tidak pernah perbaikan oleh Pemkot Siantar.
Sebelumnya, jalan tersebut hanya ditutup sebongkah kayu sebagai penanda, dan bulan lalu ditutup dengan menggunakan dua helai plat besi besar.
Seiring dengan waktu, plat besi tersebut sering bergeser, dan warga juga yang melakukan dan memperbaiki posisi plat besi, dan sekarang tak tau kemana plat besi itu keberadaannya, ucapnya Jum’at (10/11) pagi.
“Kalau dulu ini hanya kayu, diganti plat besi, tapi yah itu bahaya juga, kadang bergeser nampak lubangnya, sekarang nggak tau kemana plat besi itu, mungkin jadi diambil orang. Kalau sekarang dikasih tanda kemasan plastik dan limbah kemasan berbahan kayu,” katanya.
Kalau sekarang dikasih tanda kemasan plastik dan kemasan limbah berbahan kayu bisa terjebak orang,” ucapnya lagi menggaruk kepala.
Pengendara sepeda motor, Ramod, yang setiap harinya melewati jalur tersebut, juga merasa prihatin dengan lambatnya penanganan lubang tersebut oleh Pemkot Pematang Siantar.
Dia mengatakan bahwa persoalan lubang tersebut berdampak dengan keselamatan pengendara dan pengguna jalan terutama dimalam hari yang memang harus diperbaiki sesegera mungkin, tetapi tidak ditangani oleh Pemkot Pematang Siantar sampai saat ini.
Dia berharap kepada walikota Siantar dr Susanti agar lubang tersebut segera diperbaiki secara permanen, dan jangan menunggu ada korban nyawa karena kondisinya sangat parah.
“Harapannya walikota Siantar dr Susanti bisa memperbaiki lobang di jalan tersebut sekaligus. Selain lubang ini, jalan yang di depan sana juga parah, makanya memang harus diperbaiki lah sama Walikota, jangan tunggu korban nyawa lama-lama,” katanya.
Penulis : Age
This post was published on 10/11/2023 2:47 am
Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…
Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…
Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…
Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…
Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…
Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…