Hukrim

Bikin SIM di Satpas Siantar Mengeluarkan Biaya Lebih?

SIANTAR,Metro24.co.id – Sejak Operasi Zebra yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 4-17 September 2023, masyarakat pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) baru dan perpanjangan jenis A dan C meningkat.

Kondisi itu jauh berbanding dengan hari-hari sebelumnya, sejak pelaksanaan Operasi Zebra pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) baru dan perpanjangan jenis A dan C meningkat.

Namun, para pemohon SIM baru itu bertanya-tanya, besar biaya bikin SIM di Satpas Satuan Lalu Lintas Polres Pematangsiantar Jalan Sangnawaluh didengar paling mahal 120 ribu SIM baru dan perpanjangan.

Namun informasi yang beredar sejumlah pemohon SIM baru dan perpanjangan sejak pelaksanaan Operasi Zebra sejak itu, ada yang mengeluarkan biaya lebih dari itu, Jum’at (10/11).

Padahal informasi sosialisasi yang di dengar biaya pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi) telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah nomor 76 tahun 2020 tentang jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Polri. Dalam aturan itu, biaya pembuatan SIM tercatat paling mahal Rp 120 ribu yakni untuk SIM A, BI, dan BII.

Sementara untuk SIM C, biayanya Rp 100 ribu, di luar tes kesehatan dan psikolog. “Sering kali biaya SIM ini dikeluhkan oleh para pemohonnya. Ada yang mengeluh harus mengeluarkan biaya lebih dari itu dan tidak sesuai dengan peraturan sebagaimana ditetapkan, seperti informasi yang beredar SIM C mencapai Rp 400 ribu dan SIM A Rp 500 ribu bahkan bisa lebih di luar tes kesehatan dan psikolog.

Sayangnya Kasat Lantas Polres Siantar AKP Relina Lumban Gaol S.Sos terkesan menolak menjawab sejumlah pertanyaan terkait biaya dan persyaratan pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi) di Satpas Satuan Lalu Lintas Polres Pematangsiantar Jalan Sangnawaluh Kota Pematang Siantar.

Penulis : Age

This post was published on 10/11/2023 4:00 am

Tags: SiantarSim
Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

4 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

9 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

10 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago