Kuantan Singingi, Metro24.co.id – Narasi yang di tulis melalui Group WhatsApp Info A1 ( Kuansing ) adalah merupakan kalimat tendensius hingga melukai hati jurnalis yang ada di Kab. Kuantan Singingi, pasalnya kalimat yang di gelontarkan Desta menilai para wartawan hanya cukup dinilai dengan sebuah Amplop. Jumat 10/11/23 Pkl 17.00 Wib.
Kalimat yang di sampaikan dalam group tersebut diduga kuat murni menyampaikan ujaran kebencian kepada wartawan yang ada di Kab. Kuansing yang berpotensi membuat para awak jurnalis melukukan tindakan upaya hukum.
Desta yang diduga kebal hukum ketika dimintai keterangan oleh metro24.co.id terkait tujuannya yang melukai hati wartawan melalui pesan WhatsApp, Pkl 17. 10 Wib beliau tidak menjawab sampai berita ini terbit.
Untuk menjaga fungsi dan tugas sebagai jurnalis yaitu merujuk UU No 40 tahun 1999 beberapa wartawan telah sepakat akan melaporkan perkara ini kepihak yang berwajib ( Polres Kuansing ) guna menjaga keakraban solidaritas wartawan yang ada di Kab. Kuansing.
Editor : Redaksi
This post was published on 10/11/2023 10:44 am
Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…
Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…
Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…
Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…
Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…
Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…