News

Esron Sinaga Terseret Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Balei Merah Putih

SIANTAR,Metro24.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simalungun, Esron Sinaga terseret kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Balei Merah Putih milik PT. Telkom.

Esron diduga turut ‘kecipratan’ uang ketika menjabat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Pematang Siantar.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Siantar, Symon Morris Sihombing kepada mistar.id menyampaikan, Esron mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tanpa adanya AMDAL maupun Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL).

“Jadi, setelah kita telusuri, AMDAL-nya tidak ada. UKL UPL-nya juga tidak ada,” kata Symon, Selasa (14/11/23).

Menurut pengakuan Esron, penerbitan IMB tanpa AMDAL maupun UKL-UPL sudah menjadi kebiasaan di dinas tersebut.

“Jadi dia menjawab, itu sudah menjadi kebiasaan di dinas perizinan pada saat itu. Dan banyak lagi yang dia langgar di situ,” ucap Symon.

Anak perusahaan Telkom, PT Graha Sarana Duta (GSD) menggandeng PT Sarli Nasipuang untuk mengurus IMB. Nilai proyek pembuatan IMB itu cukup fantastis, yakni Rp 1,150 miliar.

Namun setelah diselidiki, ternyata berdasarkan bukti setor pajak retribusi daerah, pengurusan IMB tersebut hanya menelan biaya Rp 43 juta.

Pihak GSD juga telah diperiksa terkait pengurusan IMB bernilai fantastis itu. Dari pengakuan GSD, Rp 1,1 miliar dikeluarkan mereka untuk ‘menyiram’ oknum-oknum di Dinas PTSP Kota Siantar.

“Walaupun kita tanyakan kepada tim teknis nya (Dinas PTSP), mereka terkaget-kaget. Gak tahu mereka kaget karena pura-pura atau bagaimana,” ujarnya.

Saat ini Kejaksaan Negeri Siantar masih terus menggali pihak-pihak yang turut serta mencicipi uang korupsi pembangunan Gedung Balei Merah Putih. Sejumlah perusahaan nasional juga telah dihadapkan ke penyidik.

Tim ahli dari Universitas Sumatera Utara (USU) juga telah disiapkan mengaudit fisik bangunan yang menghabiskan dana sebesar Rp 52 miliar tersebut. (mis)

This post was published on 14/11/2023 11:26 am

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

2 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

7 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

9 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago