News

Warga Siantar Kecewa Air Perumda Tirtauli Mati, Tagihan Terlambat Denda Rp 10 Ribu Perbulan

SIANTAR,Metro24.co.id – Sejumlah warga Siantar kembali mengeluhkan pelayanan Perumda Tirtauli Pematang Siantar. Warga kecewa lantara air bersih mati selain tagihan air terlambat, di denda Rp 10 ribu oleh Tirtauli Pematang Siantar,. Kamis (16/11).

Keluhan itu juga disampaikan pemilik akun facebook Arjun Adytia Rai.

“udah kumat lagi PAM ini…mati air udh 2 mggu…msh utg brp jam skli dihidupkn…hr ini mlh gk hdp sm skli. kl mmg prbaikn kok lm x…ato jgn2 mmg sgja dimatikn…di wa dibc tnp ad blsan…
mcm mn ini bu walkot…” tulusnya sehingga mengundang banyak komentar di kolom komentar.

Tak jauh berbeda dari sebelumnya. Seperti aliran air tak mengalir sama sekali (mati) Jalan Seram Bawah Kota Pematang Siantar sampai malam ini, Kamis (16/11) airnya belum mengalir.

Warga Jalan Seram Bawah Kota Kota Pematang Siantar ini, mengeluhkan .. Pasalnya hampir setiap hari aliran air di tempatnya tinggal tak mengalir di jam-jam krusial

“Hampir mau sebulan setiap hari mati. Pagi sampai pagi lagi. Nanti tak hidup lagi. Itu pun selama ini tak kencang, terlambat tagihan didenda Perumda Tirtaul, ujar Kamis (16/11).

“Mau tak mau, kondisi ini harus diterimanya. Padahal, tagihan airnya tak pernah telat untuk dibayarkan.kalau terlambat Rp10 ribu didenda Tirtauli. Ya mau bagaimana,” ucapnya kesal.

Ia berharap, walikota Siantar dr Susanti Dewayani melalui instansi terkait dapat menyikapi keluhan dan polemik ini, sesalnya.

Terpisah Arianto ST Dirum Perumda Tirta Uli Pematang Siantar yang dilantik oleh Walikota Siantar dr Susanti Dewayani periode 2022-2027 ini, belum ada memberikan penjelasan.

Sementara menurut keterangan staf Humas Perumda Tirta Uli Pematang Siantar, layanan air bersih di keluhkan warga Siantar, saat ini dalam proses pemasangan pipa distribusi kerumah warga.

“Ya masih dalam proses pengerjaan pemasangan pipa distribusi kerumah warga,” ucapnya pria bernama Nurdin ini, Kamis (16/11) siang.

Penulis : Age

This post was published on 16/11/2023 3:39 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

4 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

9 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

10 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago