Hukrim

Lapor Pak Panglima, Oknum TNI Kelola Lokasi Gelanggang Sabung Ayam Kateran Simalungun

SIMALUNGUN, Metro24.co.id – Gelanggang sabung ayam yang beroperasi di Kateran pemukiman padat penduduk Nagori Bandar Jawa Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun di kelola oknum TNI, Minggu (26/11).

Disebutkan, bahwa lokasi gelanggang sabung ayam itu dikabarkan mulai beroperasi tiga kali sepekan, sekira pukul 11.00 WIB, hingga sampai malam.

Pengelolaan gelanggang ayam itu, dia TNI. Dan sampai saat ini tidak ada warga yang keberatan dengan keberadaan gelanggang sabung ayam Kateran itu,” kata Pangulu atau Kepala Desa (Kades) Nagori Bandar Jawa, Kecamatan Bandar, Kurniawan Syahputra, Minggu (26/11) siang.

Sementara EK oknum TNI yang di sebut-sebut sebagai pengelola gelanggang sabung ayam Kateran. Ia membenarkan. Kemudian dia juga mengatakan hanya sekedar cari uang rokok dan dikatakannya di gelanggang sabung ayam Kateran ada taruhan.

Hanya cari uang-uang rokoknya kita bang?. Kek jadi diintrogasi jadinya kek gini, ucapnya kepada wartawan.

Setelah dijelaskan konfirmasi dilakukan wartawan untuk perimbangan pemberitaan, akhirnya memaklumi.

Kemudian EK mengatakan untuk pertarungan ada taruhan.”Kalau itu (taruhan-red) tidak kita pungkiri. Tetapi itu taruhan cakap-capak, setelah pertandingan, semuanya mereka yang bayar.

Jadi itu, tidak kita pungkiri,” ucapnya mempersilahkan wartawan mendatangi gelanggang sabung ayam Kateran, Minggu (26/11).

Sebelumnya, Polisi Sektor Perdagangan resort Simalungun diminta menggerebek tempat sabung ayam di Kateran pemukiman padat penduduk Nagori Bandar Jawa Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun karena sudah lama meresahkan.

Warga minta lokasi dugaan perjudian di Kateran itu dibongkar dan dimusnahkan dengan cara dibakar, ucapnya seorang warga ditemui di seputaran segitiga Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.

“Kami takut juga dilokasi sabung ayam Kateran itu nantinya di jual dan jadi sarang peredaran narkoba, sebab kabar yang beredar di lokasi gelanggang sabung ayam itu, beredar uang belasan hingga puluhan juta setiap ada taruhan.

Jadi kami minta aparat hukum khususnya kepolisian sektor Perdagangan secepatnya lah melakukan penindakan, tidak ‘tutup’ mata,” katanya.

Sayangnya Kapolsek Perdagangan AKP Juliapan Panjaitan SH sampai saat ini belum dapat dimintai penjelasan terkait informasi aktivitas gelanggang sabung ayam di wilayah hukum Polsek Perdagangan yang sudah lama meresahkan warga tersebut.

Penulis : Age

This post was published on 26/11/2023 9:44 am

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

4 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

9 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

10 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago