Lingkungan

Penertiban Warung Remang Remang Oleh Satpol-PP Kuansing Area Simpang Sambung Diduga Formalitas.

Kuantan Singingi, Metro24.co.id – Beberapa Minggu yang lalu beredar berita terkait penertiban warung remang-remang di Kec. Singingi ( Simpang Sambung ), kini penertiban tersebut menuai polemik di tengah-tengah masyarakat, pasalnya setelah penertiban warung remang-remang Penyakit Masyarakat ( Pekat ) di Area Simpang Sambung Kec. Singingi bukannya berkurang, malah semakin berkembang biak. Minggu 21/01/24.

Informasi yang di terima meteo24.co.id langsung dari masyarakat setempat, bahwa Warung remang-remang di sekitar simpang sambung kini semakin manjamur.

” Kemarin baru-baru ini sudah di tertibkan oleh Satpol-PP, iya kami langsung bersyukur. Ehh tak taunya sekarang malah bertambah ” pungkas warga kepada wartawan Pkl 16.00 Wib.

Pada saat awak media melakukan investigasi di lapangan, benar Warung remang-remang diduga telah berkembang biak, bahkan masyarakat pun tidak segan-segan memaparkan nama-nama Pemilik yaitu : Dk, Tnj, Ina, dan Ema.

Selanjutnya, Pihak penegak Perda Satpol-PP melakukan penertiban warung remang-remang sepertinya setengah hati dan tidak pernah melakukan eksekusi sesuai sangsi dan itu tidak pernah di berlakukan sama sekali.

Sebelumnya himbauan Camat Singingi Saparman menyampaikan ” mari kita kerja sama untuk membasmi Pekat, baik dari lapisan masyarakat maupun awak media. Sebab jika ini di biarkan, maka kita takutkan adalah imbas pengaruh lingkungan terhadap generasi kita ” katanya Saparman kerap kepada wartawan.

Editor : Redaksi

This post was published on 21/01/2024 10:39 am

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

3 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

8 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

9 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago