Hukrim

Bos Besar Penampung Emas Diduga Ilegal Inisial Aan, Ternyata Beraksi Juga di Desa Pintu Gobang Kari.

Kuantan Singingi, Metro24.co.id – Inisial Aan yang tinggal di desa pintu gobang kari Kec. Kuantan Tengah diduga kebal hukum, pasalnya beliau sudah bertahun-tahun menjalankan bisnisnya yaitu penampung emas hasil PETI tali sampai saat ini tidak tersentuh hukum.

Tak hanya di pintu gobang kari, informasi yang diterima meteo24.co.id ternyata telah sukses mengembangkan sayapnya di berbagai kecamatan. Yang membuat kepastian hukum bingung, apakah penampung emas dari PETI tidak bisa di tindak atau tidak ada pasal yang menjerat sebagai penadah Emas hasil Minerba ( Mineral dan Batubara ) ?

RM Pungli Tambang Emas Ilegal :https://www.metro24.co.id/2024/01/31/sdr-rm-selain-duga-penampung-emas-ilegal-desa-teratak-jering-ternyata-melakukan-pungli-di-setiap-rakit-peti/

Seorang awak media sekaligus ketua salah satu organisasi di Kab. Kuansing menceritakan kepada meteo24.co.id ” saya kemarin datang ketempat penampungan emas yang diduga ilegal di tempat inisial Aan pintu gobang melakukan konfirmasi, setibanya sampai di sana, saya ketemu dengan inisial Aan. Ketika saya mulai bicara, Aan langsung hendak menyerang saya dan membentak hinggaa keluar dari mobil, bukan kamu saja yang saya pikirkan,.. red dengan nada emosi.
Pungkas ketua organisasi yang aktif di Kab. Kuansing.

Ditempat yang terpisah Kasat Reskrim AKP Linter Haloho, MH menyampaikan ” terimakasih infonya dan segera akan kita chek ” pungkasnya singkat melalui pesan WhatsApp 29/01 Pkl 15.27 Wib.

Diwaktu yang bersamaan Kapolres Kab. Kuantan Singingi AKBP Pangucap Priyo Soegito, SIK, MH mengatakan ” Akan kita chek ” imbuhnya singkat.

Kepada APH Kab. Kuansing seharusnya inisial Aan yang diduga kuat Bos penampung emas ilegal segera di tindak sebab Aan sudah berani menjalankan bisnisnya di desa pintu gobang kari di pemukiman warga seolah-olah diduga kebal hukum dan beberapa titik di kecamatan kuantan hilir sebrang khususnya di desa Teratak Jering yang di kendalikam RM.

Editor : Redaksi

This post was published on 29/01/2024 8:38 am

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

2 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

7 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

8 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago