Satreskrim Polres Sukabumi Berhasil Mengamankan Pelaku Judi Online.

Sukabumi, Metro24.co.id – Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Sukabumi menangkal sindikat judi online yang mempromosikan situs judi tersebut melalui siaran langsung di beberapa media sosial. Jawabarat 02/02/24

Pengungkapan kasus judi online langsung informasi dari masyarakat, kemudian dikembangkan lalu kita lakukan Lidik dulu, sehingga berhasil menangkap tiga orang tersangka di salah satu rumah di wilayah Kecamatan Cikembar,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Tony Prasetyo di Mapolres Sukabumi, Kamis 01/02/24

Lanjutnya ” beliau mengatakan pengungkapan kasus judi online itu setelah tim Polres Sukabumi menerima informasi adanya aktivitas promosi judi tersebut, dengan menggelar tayangan langsung di media sosial. Kemudian tim gerak cepat dilakukan penggerebekan di sebuah rumah Kampung Cibodas, RT 02/03, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu, 28 Januari 2024, pukul 19.30 WIB.

Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap tiga orang diduga tersangka, TM (31) selaku pemilik akun media sosial untuk mempromosikan judi online sekaligus otak dari siaran langsung untuk mempromosikan permainan judi itu, AM (24), seorang ibu rumah tangga ( IRT ) tugasnya menjadi pembawa acara siaran langsung promosi situs judi daring Sobat88 dan Jangkar55 sedangkan GM (23), seorang mahasiswa yang perannya mempromosikan situs judi daring melalui siaran langsung di media sosialnya.

Modus yang dilakukan para tersangka untuk mengajak warga serta mempengaruhi untuk bergabung dan mendaftar menjadi member (anggota) judi online. Hasil promosi ini mereka mendapatkan uang imbalan,” tambah Kapolres.

Adapun hasil penggerebekan tersebut kita juga sudah mengamankan barang bukti ( BB ), seperti menyita seperangkat komputer, peralatan siaran langsung, modem wifi, telepon pintar milik para tersangka, uang tunai Rp300 ribu, dan dokumen rekening koran sebagai bukti transaksi keuangan judi online.

Akibat dari perbuatan mereka para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 45 Ayat (2) jo Pasal 27 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 10 tahun, dan Pasal 303 Ayat (1) ke-1e KUHP tentang perjudian dengan ancaman kurungan penjara maksimal 10 tahun penjara atau denda Rp25 juta.

This post was published on 02/02/2024 12:22 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

2 menit ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

5 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

6 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago