Otomotif

Tesla memangkas harga di Pasar-Pasar Utama, Pengaruh Seiring Dengan Turunnya Penjualan.


Metro24.co.id – Tesla kembali memangkas harga di sejumlah pasar utama, termasuk Amerika Serikat, Cina dan Jerman, pasalnya raksasa mobil listrik yang dijalankan oleh miliarder Elon Musk ini menghadapi penurunan penjualan.

Langkah ini diambil setelah perusahaan ini melaporkan penurunan tajam dalam pengiriman kendaraan globalnya dalam tiga bulan pertama tahun ini. Senin 22/04/24.


Perang harga telah meningkat di antara para pembuat kendaraan listrik (EV), dengan persaingan yang sangat ketat dari perusahaan-perusahaan khususnya Negara China.

Sehingga Perusahaan Tesla melaporkan hasil keuangan untuk kuartal pertama tahun 2024 setelah penutupan pasar AS pada hari Selasa.


Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, yang sebelumnya bernama Twitter, Elon Musk mengatakan: “Harga Tesla harus sering berubah untuk menyesuaikan produksi dengan permintaan.”

Sedangkan di Cina, perusahaan memangkas harga awal Model 3 yang telah dirubah di Cina sebesar 14.000 yuan (£ 1.562) menjadi 231.900 yuan.


Harga kendaraan Model Y, Model X dan Model S di Amerika Serikat diturunkan sebesar $2.000 (£1.616) pada hari Jumat lalu.
Pemotongan harga juga terjadi di banyak negara lain di Eropa, Timur Tengah dan Afrika, dikutib dari kantor berita Reuters.

Dimana BBC News telah menghubungi Tesla untuk memberikan komentar :

Perusahaan ini memicu perang harga mobil listrik lebih dari setahun yang lalu ketika mereka secara agresif memangkas harga dengan mengorbankan margin keuntungan.

Perusahaan ini lambat dalam menyegarkan model-modelnya yang sudah tua, sementara para pesaingnya di Cina, seperti BYD dan Nio, telah meluncurkan model-model yang lebih murah.

Produsen smartphone asal China, Xiaomi, juga meluncurkan mobil listrik pertamanya bulan lalu.

Bahkan minggu lalu, Tesla mengumumkan rencana untuk memberhentikan lebih dari 10% tenaga kerja globalnya.

Selama akhir pekan, Musk mengatakan bahwa ” ia akan menunda perjalanan yang di rencanakan ke India, di mana ia akan bertemu dengan Perdana Menteri Narendra Modi, karena kewajiban Tesla yang sangat berat “. Pungkasnya

Pada hari Jumat, perusahaan menarik ribuan Cybertrucks barunya karena masalah keamanan.

Ini karena pedal akselerator mereka saat ini berisiko terjebak oleh trim interior, sehingga meningkatkan kemungkinan tabrakan. Sehingga saham Tesla telah turun lebih dari 40% sejak awal tahun 2024.

This post was published on 22/04/2024 3:17 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Hadiri Halal Bihalal MUI, Perkuat Kolaborasi dengan Ulama

Metro24, GRESIK - Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang digelar bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, Kamis (2/4/2026).…

9 menit ago

Vonis 2 Bulan, Nyawa Melayang AMI Sebut Pengadilan Negeri Surabaya Gagal Total*

Metro24, Surabaya - Putusan kontroversial Pengadilan Negeri Surabaya yang hanya menjatuhkan hukuman dua bulan penjara terhadap pelaku kecelakaan lalu lintas…

5 jam ago

Polresta Sidoarjo Dorong Swasembada Pangan, Lahan Jagung di Balongbendo Siap Panen

Metro24, SIDOARJO -Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus digencarkan Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing melalui Polsek jajaran. Salah…

1 hari ago

Aksi Cepat Satlantas Polres Gresik Padamkan Motor Terbakar di Depan Terminal Bunder

Metro24, GRESIK – Respons cepat ditunjukkan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik saat membantu memadamkan kebakaran sepeda motor di…

1 hari ago

Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah, Polisi Sidoarjo Masifkan Patroli Jaga Kamtibmas

Metro24, SIDOARJO -Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat situasi geopolitik di Timur Tengah, Polresta Sidoarjo…

1 hari ago

Respons Cepat Satpolairud Polres Gresik Bantu Evakuasi Jasad Lansia di Dermaga Pelabuhan Petro

Metro24, GRESIK - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Gresik bergerak cepat mengevakuasi jasad seorang pria lanjut usia yang…

1 hari ago