Lingkungan

Pemdes Koto Taluk Adakan Penindakan Serta Penyuluhan Pada Pengunjung di Kawasan Hutan Wisata Pulau Bungin.

Kuantan Singingi, Metro24.co.id – Pemdes Koto Taluk Adakan Penindakan di kawasan hutan wisata, PJ Kepela Desa Triwan Marlius Kec. Kuantan Tengah sekaligus sosialisasikan bagi pengunjung di tempat kawasan, kegiatan ini langsung atas permintaan warga sehingga melibatkan Satpol-PP Kab. Kuansing. Senin 22/04/24 Pkl 16.00 Wib.

Informasi yang diterima metro24.co.id dari beberapa warga setempat, ” hutan wisata Desa Koto Taluk kerap dijadikan tempat pacaran dan miras “.. Red

Menindaklanjuti desas-desus seperti itu, PJ Kades Koto Taluk Triwan Marlius langsung menyurati secara resmi ke-instansi terkait guna mengambil langkah positif serta tindakan untuk mencegah agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.

Tampak pantauan awak media kegiatan itu berlangsung seinin 22/04 ditindak sampe malam hari.

PJ Kades Triwan Marlius dimana beliau adalah mantan PJ Desa Pintu Gobang Kari menyampaikan ” Kegiatan ini akan terus di lakukan oleh Pemdes Koto Taluk dan Satpol PP, karna sudah menjadi tanggungjawab kita untuk menjaga desa dari perbuatan yang melanggar adat istiadat Nagori ini, ” Punkas Mantan PJ Pintu Gobang Kari.

Lanjutnya ” kita dari Pemdes Koto Taluk menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Mari kita jaga dan lestarikan tempat wisata kita dan jauh dari tempat melaksanakan yang merusak mental anak-anak muda kita, mari sama sama kita menjaga nya, karna selama ini anak anak muda sering nongkrong di hutan wisata pulau bungin menjadikan tempat mabuk mabukan dan perbuatan asusila ” Tambah Triwan Marlius

Mari kita bekerjasama menjaganya, kalau bukan dari kita, lalu siapa ?

Kalau bukan dari sekarang, lalu kapan ? ” Tutup PJ Kades Koto Taluk.

Pemdes Koto Taluk Adakan Penindakan adalah suatu bentuk bahwa warga Desa dan Kec. Kuantan tengah mengapresiasi kinerja Sapol-PP, Diamana mereka siap langsung terjun dan siap maju di garis terdepan demi kepentingan dan kenyamanan masyarakat. Khususnya warga Kab. Kuantan Singingi.

This post was published on 22/04/2024 4:19 pm

Admin Metro24

Recent Posts

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

2 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

3 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago

Aliansi Madura Indonesia Kecam Sikap Cuek Bupati dan Dinas PUPR Bangkalan Soal Makam Pahlawan yang Terbengkalai

​metro24,BANGKALAN — Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari…

2 hari ago