Olahraga

Nottingham Forest Dapat Kesempatan Mendengarkan audio VAR Wasid Secara Pribadi Penalti Melawan Everton.

Metro24.co.id – klub meminta agar audio antara asisten video wasit Stuart Attwell dan ofisial di lapangan Anthony Taylor dirilis ke publik, pasalnya Forest sangat marah setelah tiga banding penalti ditolak dalam kekalahan 2-0 di Goodison Park, yang membuat mereka hanya berjarak satu poin di atas zona degradasi Premier League.

Keputusan tersebut memicu kemarahan di akun X klub, di mana Forest mengatakan bahwa mereka “mempertimbangkan pilihan mereka” atas keputusan wasit yang “sangat buruk”.

Dapat dipahami bahwa badan wasit Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) akan memberikan kesempatan kepada klub untuk mendengarkan audio tersebut secara pribadi, seperti yang dilakukan oleh klub lain yang mengajukan permintaan serupa.

Belum ada keputusan apakah audio ini akan ditampilkan dalam edisi berikutnya dari ‘Match Officials Mic’d Up’, sebuah program Premier League Productions yang menganalisis keputusan VAR dari pertandingan-pertandingan sebelumnya, yang akan ditayangkan pada Selasa malam.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Senin sore, Forest mengatakan tentang audio tersebut: “Klub telah meminta ini dibagikan untuk tiga insiden penting dalam pertandingan – tantangan Ashley Young terhadap Giovanni Reyna (menit ke-24), handball Ashley Young (menit ke-44) dan tantangan Ashley Young terhadap Callum Hudson-Odoi (menit ke-56).

Kami dengan tegas mengadvokasi komunitas sepak bola yang lebih luas dan para pendukung untuk memiliki akses ke audio dan transkrip untuk transparansi penuh, memastikan integritas olahraga kami dijunjung tinggi.”

Ini mengikuti permintaan serupa dari Liverpool ketika gol Luis Diaz dianulir secara tidak benar dalam kekalahan 2-1 di Tottenham pada bulan September.

PGMOL percaya bahwa itu adalah kasus yang ekstrem karena itu adalah kesalahan faktual, dengan para ofisial secara keliru menyatakan keputusan yang salah di lapangan di mana Diaz berada dalam posisi offside seharusnya tetap berlaku, ketika seharusnya dibatalkan

This post was published on 23/04/2024 1:47 pm

Admin Metro24

Recent Posts

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

2 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

3 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago

Aliansi Madura Indonesia Kecam Sikap Cuek Bupati dan Dinas PUPR Bangkalan Soal Makam Pahlawan yang Terbengkalai

​metro24,BANGKALAN — Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari…

2 hari ago