Peristiwa

Rencana Belanja Meta AI Kuat Pengaruhi Penyebab Kemerosotan Harga Bursa Saham


Metro24.co.id – Saham Meta pemilik Facebook, WhatsApp, dan Instagram – turun tajam setelah mengumumkan pengeluaran yang lebih tinggi dari yang diharapkan untuk kecerdasan buatan (AI).

Hal ini membuat saham Meta turun lebih dari 15% pada perdagangan after-hours di New York. meskipun raksasa teknologi ini mengungkapkan angka pendapatan yang kuat, namun akan menjadi persoalan dikalangan bisnis digital.

Bos Mark Zuckerberg mengatakan bahwa ” akan membutuhkan waktu sebelum investasi AI yang besar dapat meningkatkan pendapatan

Meta juga mengatakan bahwa saingannya, X, Threads, kini memiliki lebih dari 150 juta pengguna aktif bulanan, sehingga meningkatkan tekanan pada platform milik Elon Musk ini.

Threads sedang dalam perjalanan untuk mengalahkan X dengan menjadi alternatif Twitter yang didambakan oleh para pengguna dan pengiklan,” kata Mike Proulx, dari analis Forrester.

Ini Dia Fitur-fitur AI :

Meta telah memperbarui produk secara signifikan pembelian iklannya dengan alat bantu AI untuk meningkatkan pertumbuhan pendapatannya.

Dimana Meta juga telah memperkenalkan lebih banyak fitur AI di platform media sosialnya seperti asisten obrolan.

Perusahaan ini mengatakan bahwa mereka sekarang memperkirakan akan menghabiskan antara $35 miliar dan $40 miliar (£28 miliar-32 miliar) pada tahun 2024, naik dari prediksi sebelumnya sebesar $30-$37 miliar.

Bagi para investor, tentunya hal ini lebih besar daripada berita positif tentang pendapatan tersebut.

Pendapatan kuartal pertama naik 27% menjadi $36,46 miliar, sementara para analis memperkirakan pendapatan sebesar $36,16 miliar.

Para analis mengatakan bahwa ada logika untuk pendekatan Meta, Sophie Lund-Yates, dari Hargreaves Lansdown, mengatakan bahwa “investasi substansial” Meta di bidang AI.

Telah lebih dari 50 negara akan mengadakan pemilihan umum tahun ini “, katanya,

Kemudian, ” sangat meningkatkan ketidakpastian dan dapat membuat para pengiklan takut ” red

Sementara itu Lund-Yates mengatakan bahwa ” Melihat lebih jauh ke depan, risiko terbesar [untuk Meta] tetaplah regulasi“.

Tahun lalu, Meta didenda €1,2 miliar (£1 miliar) oleh otoritas data Irlandia karena salah menangani data orang saat mentransfernya antara Eropa dan AS.

Dan pada bulan Februari tahun ini, kepala eksekutif Meta, Mark Zuckerberg, menghadapi kritik pedas dari anggota parlemen AS dan didesak untuk meminta maaf kepada keluarga korban eksploitasi seksual anak.

Editor : redaksi

This post was published on 25/04/2024 10:31 am

Admin Metro24

Recent Posts

Polresta Sidoarjo Terima Silaturahmi GP Ansor, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Metro24, SIDOARJO -Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing didampingi Wakapolresta dan pejabat utama menerima kunjungan silaturahmi pengurus GP Ansor Sidoarjo,…

54 menit ago

Kapolres Gresik Hadiri Halal Bihalal MUI, Perkuat Kolaborasi dengan Ulama

Metro24, GRESIK - Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang digelar bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, Kamis (2/4/2026).…

2 jam ago

Vonis 2 Bulan, Nyawa Melayang AMI Sebut Pengadilan Negeri Surabaya Gagal Total*

Metro24, Surabaya - Putusan kontroversial Pengadilan Negeri Surabaya yang hanya menjatuhkan hukuman dua bulan penjara terhadap pelaku kecelakaan lalu lintas…

7 jam ago

Polresta Sidoarjo Dorong Swasembada Pangan, Lahan Jagung di Balongbendo Siap Panen

Metro24, SIDOARJO -Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus digencarkan Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing melalui Polsek jajaran. Salah…

1 hari ago

Aksi Cepat Satlantas Polres Gresik Padamkan Motor Terbakar di Depan Terminal Bunder

Metro24, GRESIK – Respons cepat ditunjukkan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik saat membantu memadamkan kebakaran sepeda motor di…

1 hari ago

Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah, Polisi Sidoarjo Masifkan Patroli Jaga Kamtibmas

Metro24, SIDOARJO -Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat situasi geopolitik di Timur Tengah, Polresta Sidoarjo…

1 hari ago